Hummer H3T concept. Carscoops
Hummer H3T concept. Carscoops

General Motors Bakal Bikin Hummer Tenaga Listrik?

Otomotif mobil listrik
M. Bagus Rachmanto • 21 Oktober 2019 08:20
Jakarta: Pada tahun 2.000-an Hummer dikenal sebagai sport utility vehicle (SUV) mewah bertubuh bongsor. Sayangnya di tengah kasus bangkrut dan restrukturisasi yang mendera General Motors (GM) kala itu, merek Hummer terkena imbasnya.
 
GM pertama kali mengambil alih Hummer pada 1998 atau enam tahun setelah pemilik sebelumnya, AM General, meluncurkan versi sipil Humvee yang dikenal aktif digunakan saat perang. Model itu dinamakan H1, lantas model kedua, H2, lahir pada 2002.
 
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, GM sempat menawarkan merek Hummer ke perusahaan asal Tiongkok Sichuan Tengzhong. Sayangnya kesepakatan tak kunjung didapatkan, hingga akhirnya Hummer secara diam-diam harus dihentikan produksinya pada 2010.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seperti dilaporkan Carscoops, saat ini GM sedang mengembangkan proyek besar kendaraan listrik. Salah satunya melahirkan kembali merek Hummer pada 2021, yang bakal merubah citra Hummer sebagai mobil bermesin besar menjadi mobil yang ramah lingkungan.
 
Termasuk mobil penumpang seperti crossover, SUV, serta model kecil dan medium, dengan target menyediakan 20 kendaraan listrik pada 2023. Untuk varian mobil yang punya kemampuan off-road, GM mengembangkannya dari Ford F-150 Raptor.
 
Meski begitu, mobil tersebut bakal diposisikan sebagai kendaraan premium dan merupakan bagian dari program truk / SUV listrik BT1. Program ini tidak secara khusus berfokus pada Hummer saja. Pasalnya, GM disebut juga berencana untuk meluncurkan crossover Cadillac listrik dan pickup GMC listrik pada tahun 2023 mendatang.
 
Menurut salah satu sumber perusahaan, untuk pikap listrik pertama akan dibuat pada tahun 2021. Sedangkan, penggunaan nama Hummer untuk pikap tersebut, kini sedang dalam pertimbangan. Pikap tersebut saat ini dilaporkan diberi nama sandi Proyek O. Produksi pertama yang rencananya dimulai pada 2021 memiliki nilai investasi mencapai USD3 juta atau sekitar Rp42.382.500.000.
 
Untuk memproduksi model-model tersebut GM bakal memanfaatkan fasilitas pabrik perakitan Detroit-Hamtramck, Amerika Serikat (AS), sebagai bagian dari perjanjian tentatif perusahaan dengan UAW. Tidak hanya memproduksi Hummer, pabrik itu juga bakal memproduksi crossover Cadillac listrik dan pickup GMC listrik pada 2023.
 
Label harga tinggi bisa menjadi salah satu motivasi perusahaan untuk mempertimbangkan kebangkitan Hummer, karena perusahaan masih dikenal sebagai penyedia pickup dan SUV mahal yang digemari di dunia.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif