Skema pajak mobil kini berdasarkan emisi gas buang. Mercedes-Benz
Skema pajak mobil kini berdasarkan emisi gas buang. Mercedes-Benz

Harmonisasi PPnBM Tak Serta Merta Harga Sedan Turun

Otomotif mercedes-benz industri otomotif regulasi otomotif
Ekawan Raharja • 26 Oktober 2019 13:41
Jakarta: Pemerintah baru saja melakukan harmonisasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor, dan berdampak terhadap PPnBM sedan. Meski harmonisasi pajak sudah dilakukan, harga sedan juga tidak serta merta langsung turun.
 
Deputy Director Sales Operations & Product Management PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menjelaskan secara keseluruhan besaran pajak memang memiliki pengaruh terhadap harga jual mobil. Hanya saja harmonisasi pajak ini tidak serta merta membuat harga sedan menjadi murah.
 
"Dari sisi pajak tentu secara harga dari berdasarkan pajaknya, tapi itu nanti dua tahun berlaku dari sisi harga pokok penjualannya sendiri kan ada faktor inflasi, nilai tukar itu juga bisa mengalami kenaikan," ungkap Kariyanto Hardjosoemarto di She's Mercedes Cafe Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menerangkan bahwa aturan ini akan berlangsung dua tahun lagi, dan ada beberapa faktor yang membuat harga sedan tidak langsung turun ketika peraturan tersebut diberlakukan. Ada beberapa faktor lainnya yang mempengaruhi harga jual mobil dan itu harus dilihat nanti, mulai dari inflasi, nilai tukar Rupiah terhadap EURO, bea masuk, dan berbagai faktor lainnya.
 
Selain itu, dengan skema PPnBM yang baru ini juga tidak membuat sedan menjadi primadona pasar. Pasar biasanya akan melihat dari sisi fungsionalitas, infrastruktur, dan sebagainya sebelum menentukan membeli mobil.
 
Terhadap aturan Peraturan Pemerintah (PM) Nomor 73 Tahun 2019, Kariyanto Hardjosoemarto tetap memberikan apresiasi positif terhadap pemerintah. Menurutnya aturan ini sudah sejalan dengan semangat global pabrikan otomotif dunia untuk menuju kendaraan rendah emisi gas buang.
 
"Jadi semakin rendah emisi gas buang, pajaknya semakin rendah. Ini akan memacu pemain pasar untuk memajukan teknologi mengurangi emisi gas buang," sambungnya.
 
Pemerintah akhirnya mengeluarkan peraturan baru mengenai skema Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) melalui Peraturan Pemerintah (PM) Nomor 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai PPnBM. Peraturan yang berisikan delapan bab dan 47 pasal ini mengatur dasar pengenaan PPnBM yang kini dihitung berdasarkan emisi gas buang atau konsumsi bahan bakar.
 
Di peraturan sebelumnya, Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2014, menjelaskan bahwa pengenaan PPnBM atas kendaraan bermotor berdasarkan bentuk kendaraan. Kini pajak akan dihitung berdasarkan emisi gas buang dan konsumsi bahan bakar. Secara gampangnya, semakin rendah emisi gas buang yang dihasilkan dan konsumsi bahan bakar maka semakin rendah pajak PPnBM yang dikenakan.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif