Ilustrasi STNK. Medcom.id/Ekawan Raharja
Ilustrasi STNK. Medcom.id/Ekawan Raharja

Pajak Kendaraan

Blokir STNK yang Sudah Dijual, Anti Ribet Bisa Online

Otomotif pajak kendaraan
Ekawan Raharja • 28 September 2020 16:00
Jakarta: Banyak pemilik kendaraan yang masih enggan melakukan blokir Surat Tanda Kendaraan (STNK) usai menjualnya. Padahal urusan blokir STNK sekarang ini tidaklah rumit, dan bisa dilakukan dengan mudah era sekarang ini.
 
Calon pengaju blokir STNK sekarang tidak perlu repot-repot datang ke Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di masing-masing daerah. Cukup melakukan pemblokiran secara online (dalam jaringan/daring) dan bisa dilakukan dari mana saja.
 
Akun resmi Instagram humaspajakjakarta membeberkan cara mudah melakukan blokir kendaraan usai melakukan jual kendaraan melalui online. Caranya berkunjung melalui laman https://pajakonline.jakarta.go.id, kemudian masuk ke pajak online dan memilih menu PKB. Calon pengaju bisa memilih pelayanan, jenis pelayanan blokir kendaraan, pilih nomor polisi yang mau di blokir, unggah kelengkapan dokumen, dan klik tombol kirim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nah lantas apa saja dokumen yang harus dipersiapkan untuk diunggah? Cukup mengunggah salinan KTP pemilik kendaraan, Surat Kuasa bermaterai cukup dan salinan KTP (Jika dikuasakan), salinan Surat/ Akta penyerahan/ Bukti Bayar, Salinan STNK/BPKB (jika ada), salinan Kartu Keluarga (KK), dan Surat pernyataan yang bisa di akses di bprd.jakarta.go.id.
 
Setelah itu, pengaju bisa menunggu verifikasi persetujuan oleh Kantor Samsat. Jika semua syarat dan kelengkapan dipenuhi, maka Samsat secara otomatis akan melakukan blokir.
A post shared by Humas Bapenda Jakarta (@humaspajakjakarta) on Sep 14, 2020 at 10:04pm PDT
 
Halaman Selanjutnya
… …
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif