Jangan sampai tekanan ban mobil tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pabrikan. Hyundai
Jangan sampai tekanan ban mobil tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pabrikan. Hyundai

Manfaat Ban Dengan Tekanan Angin yang Sesuai Spesifikasi

Otomotif tips mobil tips knowledge
Ekawan Raharja • 11 Juni 2019 11:25
Jakarta: Ban merupakan komponen kendaraan yang memiliki fungsi penting. Mengingat si karet bundar ini merupakan satu-satunya komponen yang langsung bersentuhan dengan aspal, dan pastinya berhubungan dengan faktor kenyaman dan keselamatan saat berkendara.
 
Dengan fungsi yang sangat penting tersebut, wajib bagi pengendara untuk selalu mengecek kondisi ban. Jangan sampai tekanan angin di ban berkurang atau tidak sesuai dengan standar yang ditentukan pabrikan, seperti dikutip dari laman resmi Hyundai Indonesia.
 
Tekanan angin yang tepat memiliki banyak manfaat, hal pertama yang dirasakan pengemudi pastinya kenyamanan. Selanjutnya adalah keselamatan saat di jalan raya. Tekanan angin yang pas membuat mobil mudah dikendalikan karena permukaan ban yang menyentuh jalanan pasti maksimal, dan traksi serta pengereman juga pastinya akan optimal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian tekanan angin yang pas juga berhubungan dengan konsumsi bahan bakar. Tekanan ban yang lebih kecil 10 persen dibanding standar pabrikan akan mempercepat ban aus hingga sepuluh persen. Fakta lainnya adalah energi yang dikeluarkan mesin untuk memutarkan roda akan lebih besar, sehingga bahan bakar lebih boros.
 
Manfaat Ban Dengan Tekanan Angin yang Sesuai Spesifikasi
 
Intinya jika tekanan angin di ban berkurang, telapak ban yang menempel ke aspal akan lebih melebar. Laju kendaraan juga akan melambat dan putaran mesin akan bertambah dan membutuhkan lebih banyak bahan bakar.
 
Tekanan angin di ban yang pas juga pastinya akan membuat umur ban lebih panjang. Faktanya ban dengan tekanan angin yang rendah mengurangi usia tapak ban hingga 25 persen.
 
Terakhir adalah tekanan angin di ban yang sesuai akan membuat umur ban lebih panjang. Risiko paling buruk saat ban kekurangan angin adalah pecah dan pastinya sangat berbahaya bagi pengendara dan penumpang kendaraan.
 
Untuk mengetahui tekanan ban yang sesuai dengan mobil adalah melihat spesifikasi yang sudah ditentukan pabrikan melalui buku manual penggunaan. Bila tidak membawa buku manual, pengemudi bisa membuka pintu sopir dan melihat tabel yang ditempelkan di sela-sela pintu sopir.
 
Selain itu pastikan untuk memeriksa kondisi ban secar rutin. Tidak ada salahnya saat akan memulai perjalanan, sebelumnya memeriksa kondisi mobil secara menyeluruh.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif