Pabrik Hyundai di Indonesia rencananya akan mulai beroperasi pada 2021. Hyundai
Pabrik Hyundai di Indonesia rencananya akan mulai beroperasi pada 2021. Hyundai

Pabrik Hyundai di Indonesia Mayoritas untuk Ekspor

Otomotif industri otomotif hyundai
Ekawan Raharja • 04 Juli 2019 13:51
Jakarta: Hyundai merencanakan pembangunan pabrik di Indonesia. Meski lokasinya berada di tanah air, namun pabrikan asal Korea Selatan ini memproyeksikan hasil produksinya kelak lebih banyak memenuhi kebutuhan ekspor.
 
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi, menjelaskan Hyundai berencana untuk membangun pabrik yang bisa dioperasikan pada 2021. Kemungkinan besar pabrik ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia dan Australia.
 
"Hyundai akan membuka pabrik di Indonesia yang nantinya akan jadi basis ekspor, seperti ke Australia dan sekitarnya. Di sana banyak yang menggunakan mobil Hyundai," ujar Yohannes Nangoi Selasa (5/7/2019) di The Pallas Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nantinya pabrik tersebut akan memproduksi berbagai jenis macam mobil Hyundai. Namun Nangoi berseloroh 53 persen hasil pabrik itu akan diperuntukan kebutuhan ekspor, dan sisanya untuk pasar di dalam negeri.
 
Pabrik Hyundai di Indonesia Mayoritas untuk Ekspor
 
Lokasi untuk membangun pabrik Hyundai di Indonesia masih belum ditentukan. Namun, untuk produksi, rencananya akan dilakukan mulai 2021 dengan kapasitas 70 ribu hingga 250 ribu unit per tahun.
 
Ucapan Yohannes Nangoi juga semakin sahih mengingat Rencana tersebut ditegaskan dalam pertemuan antara Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dengan Executive Vice President HMC Park Hong Jae di Seoul, Selasa, 25 Juni 2019.
 
Jenis kendaraan yang akan digarap di Indonesia, antara lain adalah SUV, MPV, hatchback dan sedan. Airlangga pun menyampaikan bahwa Hyundai menargetkan 47 persen produksi untuk pasar domestik dan 53 persen untuk ekspor.
 
Pabrik Hyundai di Indonesia yang lokasinya masih belum dikonfirmasi tersebut bakal mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 3.500 orang. Indonesia dinilai akan menjadi basis produksi mereka untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.
 
"Hyundai telah menegaskan komitmen mereka untuk segera memulai investasi di Indonesia," ucap Airlangga. Prinsipnya, sambung dia, pemerintah mendukung rencana investasi baru tersebut dengan fasilitas fiskal yang sudah tersedia.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif