Jasa Angkutan Logistik

Lalamove Tergiur Bisnis Logistik Online untuk UKM di Indonesia

Ahmad Garuda 07 November 2018 16:42 WIB
transportasi
Lalamove Tergiur Bisnis Logistik Online untuk UKM di Indonesia
Angkutan logistik di Indonesia, menggiurkan buat perusahaan angkutan logistik online Tiongkok. LM
Jakarta: Jasa layanan pengiriman yang dipesan secara online melalui sebuah aplikasi, kini berkembang sangat pesat. Terlebih karena Indonesia memang memiliki perusahaan start-up atau Usaha Kecil Menengah (UKM) yang butuh jasa angkutan atau logistik yang lebih terpercaya, murah dan memberikan jaminan terbaik,

Perusahaan jasa angkutan logistik online asal Tiongkok pun yaitu Lalamove pun tergiur menggarap pasar ini. Mereka bahkan menyebut bisnis ini sebagai Seri C dari rangkaian bisnis jasa angkutan logistik yang mereka lakoni di beberapa negara.

“ Investasi ini pasti akan mendorong pasar di Indonesia. Hanya dalam waktu enam bulan dan kami sudah melihat pertumbuhan secara eksponensial. Kami optimis bahwa kehadiran kami akan memberikan pengaruh di pasar yang sudah ada dan investasi ini akan menjadi sebagai simbol kepercayaan para investor kami terutama dalam menghadapi tantangan pada 2019 mendatang," ujar Country Director Lalamove Jakarta, Rio Aristo melalui keterangan resminya.


Pendiri dan CEO perusahaan ini pun sepakat untuk memperbesar peluang bisnis mereka di Indonesia. Yaitu dengan memberikan pendanaan yang besar sebagai awal kiprah mereka di Indonesia. Mengingat mereka akan membangun jaringan besar pengemudi yang terintegrasi dengan sistem ini.

Selain perluasan pasar, pendanaan baru ini juga akan digunakan untuk melakukan investasi terhadap sumber daya manusia di seluruh bagian organisasi mereka. Hal itu dilakukan untuk membangun fitur baru produk layanan mereka. Sehingga memungkinkan lebih banyak akses langsung dari bisnis kepada armada driver Lalamove yang besar.

Salah satu contohnya adalah layanan terbaru integrasi API yang membantu UMKM memanfaatkan teknologi pengiriman on-demand melalui layanan bisnis mereka sendiri.

Saat ini layanan yang berkenaan langsung dengan logistik UKM dan UMKM masih banyak menggunakan jasa pengiriman reguler seperti TIKI, JNE hingga beberapa lagi lainnya. Namun cakupan nasional yang terbatas dan mahalnya biaya, masih jadi kendala sebagian besar UKM untuk memanfaatkannya.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id