Tesla Model 3. Prestige Motorcars
Tesla Model 3. Prestige Motorcars

Mobil Listrik

Erick Thohir akan Menghubungi Tesla Bulan Depan

Otomotif BUMN industri otomotif mobil listrik Kementerian BUMN
Ekawan Raharja • 07 Januari 2021 14:00
Jakarta: Indonesia terus memaksimalkan industri otomotif dalam negeri untuk mempersiapkan diri dan memenuhi kebutuhan kendaraan listrik dunia. Pemerintah terus berupaya untuk menarik berbagai macam investasi yang berkaitan dengan ekosistem kendaraan listrik, termasuk berusaha mengundang Tesla berinvestasi di Indonesia.
 
Demi mewujudkan hal tersebut, pemerintah akan mengintensifkan komunikasi dengan pabrikan otomotif asal Negeri Paman Sam tersebut. Oleh sebab itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir, akan berusaha menjembatani komunikasi kedua belah pihak.
 
"Insya Allah, di bulan Februari ini, saya akan membuka pembicaraan dengan Tesla untuk mengembangkan kerjasama ini,” jelas Erick dalam keterangan tertulisnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rencana ini diakuinya sejalan dengan kesiapan Indonesia untuk menjadi pemain utama industri mobil listrik. Indonesia diharapkan mampu menjadi salah satu pemain utama industri mobil listrik.
 
"Saya sudah perintahkan PLN untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengubah strategi bisnisnya paska pandemi. Alhamdulillah, PLN sudah on-track dan sudah ikut dalam konsorsium BUMN untuk pembuatan EV battery bekerja sama dengan perusahaan dari Korea dan China," ungkapnya.
 
Ada sejumlah alasan mengapa Indonesia akan menjadi pemain utama industri mobil listrik. Sejalan dengan misi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang ingin mendorong Indonesia menjadi pemain utama dalam industri mutakhir dikarenakan sumber daya alam Indonesia mendukungnya. Sebagai salah satu negara dengan sumber daya nikel yang terbesar, hal ini mendukung Indonesia jadi produsen utama sumber daya baterai mobil listrik.
 
"Baterai sendiri merupakan komponen utama dalam produksi mobil listrik. Dengan kekayaan alam yang kita miliki tentu harus didukung pula dengan kualitas sumber daya manusia kita agar mampu menjadi produsen utama dalam industri mobil listrik," kata Erick.
 
(ERA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif