Auto Clinic bertajuk Anticipated Driving Program. ADM
Auto Clinic bertajuk Anticipated Driving Program. ADM

Daihatsu Transfer Ilmu ke Komunitas Tentang Cara Pegang Kemudi yang Benar

Otomotif
M. Bagus Rachmanto • 10 Oktober 2019 12:55
Jakarta:Keselamatan berkendara harus jadi perhatian penting semua pihak. Untuk itu Daihatsu bersama GT Radial kembali mengadakan Auto Clinic dengan tema Anticipated Driving Program.
 
Sebelumnya, Auto Clinic ini sudah digelar di area Jakarta, Bandung, dan Semarang. Auto Clinic kali ini diikuti lebih dari 50 anggota dari 17 komunitas pengguna mobil Daihatsu dari Wilayah Bekasi dan sekitarnya.
 
Selama ini, Bekasi dikenal sebagai basis klub Daihatsu karena memiliki jumlah member yang paling banyak jika dibandingkan area lain. Hal inilah yang membuat acara berlangsung seru dan meriah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sesi materi yang diisi oleh Trainer dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menyampaikan kebiasaan mengemudi yang aman, seperti cara memegang dan memutar setir ataupun posisi duduk saat mengemudi. Cara memegang setir/kemudi harus tepat. Hal itu dilakukan agar mobil bisa dikendalikan dna dikontrol dengan baik.
 
"Kemudi harus selalu kita pegang. Jangan pernah terlepas dari tangan karena bisa berbahaya," ujar Sonny melalui keterangan resmi ADM, Kamis (10/10/2019).
 
Menurut Sony, posisi paling aman untuk memegang kemudi adalah di posisi jam 9 dan jam 3. Jika terjadi kecelakaan, posisi tangan tidak akan menggangu airbag mengembang. Sehingga kantong udara bisa berfungsi sebagaimana mestinya.
 
Selain itu, memutar kemudi ketika berbelok juga tidak bisa sembarang. Rifat juga membeberkan teknik ketika berbelok dinamakan hand over dan pull and push.
 
Teknik hand over dilakukan dengan meletakkan tangan secara menyilang di antara jam 9-3. Cara ini dianggap aman posisi tangan sedang berada di setir ketika melakukan manuver mobil.
 
Sementara itu, teknik pull and push dilakukan dengan menarik satu sisi lingkar kemudi dan mendorong sisi lainnya.
 
“Jika berbelok ke kanan, maka tangan kiri mendorong lingkar kemudi ke atas dan tangan kanan menarik ke bawah sisi sebelahnya,” jelas Sonny.
 
Acara dilanjutkan dengan praktek judgement ability test. Di sesi ini, sahabat Klub mencoba langsung teknik pengereman yang benar, melatih konsentrasi saat berkendara, serta belajar bagaimana mengambil keputusan jika mengalami kondisi yang tidak diinginkan saat berada di jalan raya.
 
“Acaranya sangat bagus, kami banyak mendapatkan pengetahuan baru tentang skill berkendara dan pastinya akan saya share ke teman-teman yang lainnya. Kami bertekad menjadi pelopor safety driving. Banyak juga cara berkendara yang selama ini kita anggap nyaman, ternyata belum tentu Aman. Acara ini sudah mengubah mindset kami tentang bagaimana menghadapi kerasnya lalu lintas ibukota. Terima kasih untuk Daihatsu dan GT Radial yang sudah menggelar acara ini,” ucap Member Calya Sigra Club Indonesia Club (Calsic), Muhamad Sidik.
 
Di akhir acara, peserta menyerukan komitmennya untuk menjadi safety driver, yaitu dengan selalu mengenakan seat belt dan menjaga kecepatan saat berkendara.
 
“Sangat Penting untuk tidak menjadi Pemicu, penyebab, dan terlibat dalam kecelakaan. Kami berharap Sahabat klub dapat menjadi pelopor keselamatan berkendara di perjalanan dan menjadi role model yang baik bagi keluarga, teman dan Sahabat Daihatsu lain nya," pungkas Sony.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif