Rifat Sungkar bersama Mitsubishi Xpander AP4 usai menjadi juara umum kejurnas sprint rally 2021. XRT
Rifat Sungkar bersama Mitsubishi Xpander AP4 usai menjadi juara umum kejurnas sprint rally 2021. XRT

Balap Mobil

Waduh, Pembalap Indonesia Hanya Mampu Beli Mobil Balap Bekas

Otomotif mobil balap balap mobil regulasi otomotif tips mobil bekas Rifat Sungkar Motorsport
Ekawan Raharja • 05 Desember 2021 22:00
Jakarta: Dunia motorsport merupakan salah satu cabang olahraga yang membutuhkan biaya besar, khususnya di dunia balap mobil. Sayangnya, hal ini menjadi kendala dan banyak pembalap lokal yang hanya mampu membeli mobil bekas untuk turun ke sirkuit.
 
Menurut pereli nasional, Rifat Sungkar, mendatangkan peralatan untuk balapan dari luar negeri tidak mudah dan jelas jauh dari murah. Banyak pembalap Indonesia yang hanya mampu membeli kendaraan balap bekas dengan teknologi yang sudah ketinggalan. Karena bekas, suku cadang pun tidak selalu tersedia dan akibatnya terjadilah kanibal dari mobil sejenis.
 
“Untuk membangun satu mobil balap, pembalap sampai harus membeli tiga mobil bekas. Yang satu dipakai untuk balapan, sementara yang dua dipreteli suku cadangnya untuk dijadikan cadangan jika ada yang rusak,” papar Rifat melalui keterangan resminya.
 

Aturan Terkait Impor Kendaraan & Suku Cadang Balap Dipermudah

Menurut Rifat salah satu cara agar para pembalap bisa mendapatkan kendaraan dan suku cadang yang layak adalah dengan mengubah beberapa aturan yang terkait dengan impor kendaraan dan onderdilnya. Misalnya larangan jual beli blok mesin baru, berbelitnya aturan impor mobil untuk balapan, juga pengenaan pajak yang tinggi untuk suku cadang peralatan keselamatan balap.
 
“Sebagai insan motorsport, saya pribadi mohon pemerintah untuk dapat memperhatikan kebutuhan olahraga balap ini. Mungkin lewat pelonggaran aturan yang memudahkan insan motorsport mendapatkan kendaraan dan peralatan balap. Apa yang saya minta ini semata untuk meningkatkan prestasi balap tanah air sekaligus dapat melindungi dari risiko fatal yang kami hadapi,” papar Rifat.
 
Meningkatkan prestasi atlet motorsport dengan memberi kemudahan bagi mereka dalam memperoleh kendaraan dan peralatan balap yang dapat melindungi mereka dari risiko fatal. Sebuah keinginan sederhana yang seharusnya dapat terlaksana di tengah hadirnya Sirkuit Mandalika berkelas dunia. 

 
(ERA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif