Edukasi pentingnya fungsi kaca film sebagai penolak panas, bukan berarti kegelapannya lebih tinggi. medcom.id.Ahmad Garuda
Edukasi pentingnya fungsi kaca film sebagai penolak panas, bukan berarti kegelapannya lebih tinggi. medcom.id.Ahmad Garuda

Edukasi Penggunaan Kaca Film, Penting untuk Keselamatan

Otomotif iims komponen aftermarket aksesoris otomotif IIMS 2019
Ahmad Garuda • 26 April 2019 14:47
Jakarta: Sekadar menjual produk terbaik di ajang pameran besar seperti Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, memang tak ada salahnya. Mengingat konsumen juga lebih tertarik dengan adanya harga khusus dan ragam hal yang membuat kepemilikan sebuah produk aftermarket lebih menguntungkan.
 
Namun Makko Group tak ingin sembarangan dalam memasarkan produk yang berada di bawah mereka. Misalnya kaca film Masterpiece dan First Klass. Meski dari sisi level kualitas, mereka diakui sebagai salah satu dari produk premium di pasar nasional yang punya kualitas terbaik.
 
"Sebenarnya, bagi seorang pebisnis terutama di segmen otomotif, tidak etis rasanya jika hanya berjualan produk tanpa melihat kepentingan konsumen dan keselamatan berkendara. Kami tidak ingin seperti itu. Kami ingin konsumen yang membeli produk terutama kaca film, tidak mementingkan kadar kegelapannya. Tapi lebih ke fungsi perlindungan panasnya," jelas Presiden Direktur Makko Group, Christopher Sebastian, di Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia melanjutkan bahwa kebiasaan masyarakat Indonesia yang membeli kaca film berdasarkan level kegelapan itu sebenarnya sangat tidak tepat. Bahkan itu dikatakannya sebagai salah satu kebiasaan yang justru bisa membahayakan diri sendiri.
 
"Berkendara itu tidak hanya dalam kondisi yang terang saja atau siang saja. Tapi juga dalam kondisi jalan gelap atau pada malam hari. Lalu, apa Anda bisa menjamin kalau tingkat kegelapan kaca film Anda sangat tinggi bisa mengontrol mobil dalam semua kondisi? Itu akan sangat rawan, jika ada motor atau mobil lain berpindah lajur misalnya. Refleks kita juga akan berkurang. Jadi saya rasa pilihlah kaca film termasuk level kegelapan yang toleransinya cukup. Karena ini akan sangat membantu ketika berkendara di malam hari."
 
Ia menegaskan bahwa kaca film dengan standar bagus, minimal tetap membuat pandangan jernih ke depan, ke samping dan juga ke belakang. Kalau level gelapnya tinggi, ini akan membuat pengemudi itu sendiri kesulitan. Ia merekomendasikan tingkat kegelapan bagian depan dengan visibilitas 70 persen. Sementara untuk belakang dan samping bisa ambil yang level kegelapannya agak tinggi.
 
Selain kaca film, di pameran ini mereka menurunkan lima produk unggulan yaitu kaca film Masterpiece, First Klass, Johnson, karpet mobil First Class dan Topcoat untuk produk detailing coating. Mereka bergabung dengan PAHAMI sebagai asosiasi utama industri aftermarket di Indonesia.
 
Untuk kaca film Masterpiece mereka memboyong New Renzu Mint dengan Dual Max Technology, tipe New Renzu Mint dengan warna solid black. Tipe ini diklaim mempunyai performa lebih bagus dalam menolak panas matahari, dapat menolak sinar infrared sampai 99,9 persen dan mempunyai kemampuan jarak pandang yang lebih jernih dari seri sebelumnya.
 
Untuk kaca film First Klass ada penambahan spesifikasi dengan teknologi canggih yang dapat menolak sinar UV sampai panjang gelombang 400 nanometer, sehingga kaca film First Klass UV400 ini mempunyai kemampuan menolak sinar ultraviolet dengan level tertinggi.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif