Internal perusahaan sedang menerapkan kebijakan Hygiene Commitment di lingkungan perusahaan dan dealer sebagai upaya antisipatif mencegah penyebaran Covid-19. Doc Medcom.id
Internal perusahaan sedang menerapkan kebijakan Hygiene Commitment di lingkungan perusahaan dan dealer sebagai upaya antisipatif mencegah penyebaran Covid-19. Doc Medcom.id

Industri Otomotif

Sesuaikan dengan PSBB, Suzuki Ikut Perpanjang Libur Pabrik

Otomotif industri otomotif suzuki mobil
Ekawan Raharja • 10 Mei 2020 09:10
Jakarta: Suzuki Indonesia sempat beberapa waktu lalu menghentikan produksi kendaraannya karena pandemik virus korona. Kali ini, mereka kembali memperpanjang masa libur pabrik mereka hingga beberapa pekan ke depan.
 
Raksasa otomotif asal Jepang ini kembali memperpanjang waktu penghentian sementara kegiatan operasional pabrik mulai 11-22 Mei 2020. Keputusan ini diambil sebagai langkah untuk mendukung pemerintah yang telah memperpanjang periode Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Selain itu, internal perusahaan sedang menerapkan kebijakan Hygiene Commitment di lingkungan perusahaan dan dealer sebagai upaya antisipatif mencegah penyebaran Covid-19.
 
"Suzuki akan mematuhi perpanjangan PSBB dari pemerintah. Di luar itu, Suzuki juga memiliki kebijakan “Hygiene Commitment” yang berlaku bagi perusahaan dan semua dealer. Jadi pedoman keamanan, kesehatan, dan interaksi antarmanusia sangat ketat. Untuk itu, selama dua minggu ke depan kami akan kembali menghentikan sementara semua kegiatan di pabrik," ucap President Director PT Suzuki Indomobil Motor dan PT Suzuki Indomobil Sales, Seiji Itayama, melalui keterangan resminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penghentian sementara kali ini berlaku di ketiga pabrik yang ada di Cakung, Tambun, dan Cikarang seluruhnya berhenti beroperasi. Penghentian sementara ini termasuk pengadaan unit ekspor yang periode sebelumnya beroperasi selama empat hari untuk memenuhi permintaan di beberapa negara.
 
Ke depan, Suzuki berharap dapat membuka kembali operasional pabrik dengan normal agar bisa terus berkontribusi secara aktif bagi perekonomian Indonesia. Untuk itu, merek otomotif yang berafiliasi dengan Grup Indomobil akan melakukan pengkajian cara menerapkan protokol keamanan dan keselamatan yang sesuai aturan pemerintah dan Hygiene Commitment.
 
“Saat ini kami merencanakan untuk melakukan studi dan mempertimbangkan agar operasional pabrik bisa berjalan dengan tetap menerapkan protokol keamanan dan keselamatan yang ketat, seperti pengaturan jarak aman di line produksi atau interaksi di antara karyawan. Prinsipnya kami sangat berhati-hati dan mengikuti aturan pemerintah demi keselamatan bersama,” tambah Itayama.
 
Selama perpanjangan periode penghentian sementara kali ini, Suzuki juga tetap akan memberikan upah dasar secara penuh kepada karyawan yang sementara tidak bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif