Ilustrasi charger. Mitsubishi
Ilustrasi charger. Mitsubishi

Industri Otomotif

Amerika Serikat Targetkan Bangun 13 Juta Charger Kendaraan Listrik

Otomotif industri otomotif mobil listrik
Ekawan Raharja • 30 Juni 2021 15:00
Jakarta: Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, berencana untuk membangun lebih banyak lagi jaringan charger kendaraan listrik di negeri Paman Sam. Hal ini akan mendorong masyarakat mereka untuk beralih menggunakan kendaraan listrik, sekaligus angin segar bagi General Motors dan Ford untuk bersaing dengan Tesla.
 
Pemerintahan Biden, melalui rapat senar, sudah memastikan akan menggelontorkan dana USD1,2 triliun untuk proyek infrastruktur, termasuk di dalamnya USD7,5 miliar untuk infrastruktur kendaraan listrik. Setiap RUU harus disahkan oleh kedua majelis Kongres, yang dikontrol secara sempit oleh Demokrat.
 
"Konsumen perlu mendapatkan infrastruktur yang lebih baik untuk membeli EV dan mungkin baik untuk General Motors dan Ford, serta Stellantis," ujar Analis Otomotif di NORD/LB, Frank Schwope.
 
Sebelumnya, Biden menyebutkan mencari dana USD15 miliar untuk membangun 500 ribu stasiun pengisian listrik umum (SPLU). Sebuah laporan, perusahaan konsultan McKinsey memperkirakan Amerika Serikat membutuhkan sekitar USD11 miliar investasi untuk membangun 13 juta charger yang dibutuhkan negara.
 
"Undang-undang yang efektif harus mencakup investasi dalam infrastruktur pengisian daya, terutama di daerah perkotaan dan di sepanjang koridor jalan raya, yang akan membantu memberikan kepercayaan lebih kepada konsumen untuk membeli listrik," kata GM dalam sebuah pernyataan.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif