Nissan berencana untuk memangkas jumlah mobil yang mereka pasarkan menjadi 55 model mobil saja. Nissan
Nissan berencana untuk memangkas jumlah mobil yang mereka pasarkan menjadi 55 model mobil saja. Nissan

Industri Otomotif

Nissan Berencana Pangkas Jumlah Model Mobilnya

Otomotif mobil baru industri otomotif nissan
Ekawan Raharja • 03 Juni 2020 08:00
Yokohama: Nissan sudah mengumumkan rencana empat tahunan pada akhir Mei 2020 kemarin. Salah satu yang menjadi perhatian mereka dalam rencana empat tahun ke depan adalah perampingan jumlah model mobil yang ditawarkan secara global.
 
Jenama asal Jepang itu berencana untuk memangkas jumlah mobil yang mereka pasarkan menjadi 55 model mobil saja. Diketahui saat ini mereka miliki 69 model mobil yang dipasarkan secara global, termasuk model yang dipasarkan di Indonesia.
 
“Rasionalisasi lini produk global sebanyak 20 persen (dari 69 model menjadi kurang dari 55 model),” seperti dicuplik keterangan resmi Nissan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara lebih lanjut, dijelaskan model-model itu yang diluncurkan terdiri dari mobil konvensional di segmen C dan D dan mobil listrik. Nantinya model-model ini lebih difokuskan juga untuk pengembangan pasar di Jepang, Tiongkok, dan Amerika bagian Utara yang menjadi pasar-pasar terbesar saudara dari Renault serta Mitsubishi.
 
Selain itu mereka juga akan tetap memperhatikan pasar-pasar di Asia Tenggara dan Eropa dengan menjaga di level yang tepat, dengan memanfaatkan hubungan dari aliansi. Tentu saja bisa jadi ada model-model juga yang lahir untuk mengisi kedua pasar ini dengan memanfaatkan model-model yang sudah ada, seperti All New Livina yang hadir dari basis Mitsubishi Xpander.
 
Selain itu, dilaporan rencana empat tahunan Nissan juga menyebutkan masalah siklus model mereka. Disebutkan mereka akan membuat siklus umur mobil lebih cepat dan menghadirkan generasi terbaru.
 
Mereka menyebutkan umur mobil-mobil Nissan akan sekitar empat tahun, dan akhirnya akan muncul generasi terbaru. Tentu ini menjadi tantangan bagi merek asal Jepang ini karena pengembangan harus dilakukan secara cepat dan tepat.
 
“Nissan harus memberikan nilai bagi pelanggan di seluruh dunia. Untuk melakukan ini, kita harus membuat terobosan dalam produk, teknologi, dan pasar kita secara kompetitif. Ini adalah DNA Nissan. Di era baru ini, Nissan tetap berfokus kepada orang untuk menghadirkan teknologi bagi semua orang, dan terus mengatasi tantangan yang hanya bisa dilakukan,” ungkap CEO Nissan Motor Corp, Makoto Uchida, melalui keterangan resminya.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

1593070590673

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif