Mitsubish Xpander, hanya butuh satu setengah tahun saja untuk mencapai penjualan ke-100 ribu unit. Dok Medcom.id
Mitsubish Xpander, hanya butuh satu setengah tahun saja untuk mencapai penjualan ke-100 ribu unit. Dok Medcom.id

Inikah Alasan Xpander Pecah Rekor 1,5 Tahun Terjual 100 Ribu Unit?

Otomotif mitsubishi penjualan mobil industri otomotif
Ahmad Garuda • 14 Maret 2019 16:36
Jakarta: Ada fakta mengejutkan tentang penjualan Mitsubishi Xpander sejak peluncurannya pertama kali di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Yaitu jumlah unit yang terjual sudah mencapai 100 ribu unit hanya dalam kurun waktu satu setengah tahun saja. Namun jika mendengar langsung penyataan para pembelinya, bahwa rata-rata mencari MPV nuansa modern.
 
Mereka pun menilai bahwa kemunculan Xpander yang tidak jauh berbeda dengan versi konsepnya saat itu, menjadi salah satu alasan. Kemudian dari sisi desain, fitur-fitur terkini, kapasitas muat kabinnya. Lalu hal terakhir adalah keseriusan brand tersebut menggarap pasar mobil sejuta peminat di Indonesia.
 
Dalam pernyataan resminya ke khalayak media, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura, bahwa ini adalah hasil kerja keras yang mereka lakukan selama ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami sangat bersyukur dengan pencapaian performa penjualan yang kami capai ini. Setidaknya ini menjadi indikasi bahwa Xpander diterima dengan sangat baik oleh masyarakat Indonesia. Kami juga sekaligus menegaskan komitmen kami terhadap penjualan produk Mitsubishi di Indonesia," klaim Nakamura.
 
Pasar kendaraan penumpang Mitsubishi di Indonesia dalam kurun dua tahun terakhir pun meningkat cukup tajam. Sudah pasti penyumbang terbesar adalah small MPV mereka itu. Jika di 2017 (Januari-Desember) mereka hanya menjual 36.084 unit mobil dengan angka persentasi 4,4 persen, di 2018 (periode yang sama) meningkat jadi 11,6 persen yaitu sebanyak 96.964 unit mobil.
 
Penyumbang terbesarnya tentu datang dari Xpander dengan angka 75.772 dari Januari ke Desember 2018. Kemudian disusul oleh Pajero Sport 4x2 sebanyak 20.048 unit dan versi 4x4 sebanyak 1.693 unit. Meski dari sisi angka cukup kecil dibanding small MPV-nya, namun penguasaan pasar di segmen medium SUV tak surut. Versi 4x2 menguasai pasar sebesar 43,8 persen, sementara 4x4 sebesar 71,1 persen.
 
Artinya dari perspektif penjualan di SUV ukuran menengah ini, mereka masih sangat dominan. Hal inilah yang membuat mereka jadi lebih percaya diri terhadap kedua produk tersebut untuk 2019. Sementara pasar kendaraan mereka tipe yang lain seperti Outlander Sport, Mirage dan Delica, mulai mengalami penurunan. Outlander Sport yang dulu dianggap sebagai SUV kompak, mulai terlihat sulit melawan Honda HR-V. Beruntung Toyota yang memasarkan C-HR, memasang harga yang relatif tinggi, sehingga brand tersebut tak mampu meraih pasar yang tersisa.
 
Sedangkan di segmen kendaraan niaga ringan seperti Triton 4x4 dan Colt L300, performanya pun cukup tinggi. Meski untuk tipe Triton 4x2 dan Colt T-120SS, tak berkutik dari performa penjualan merek lain. Misalnya Carry yang hadir dengan ragam pilihan. Kemudian Hilux pick-up bahkan Tata Motors melalui Xenon HD-nya.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif