Sosialisasi perluasan sistem ganjil-genap. Foto: MI/Saskia Anindya Putri
Sosialisasi perluasan sistem ganjil-genap. Foto: MI/Saskia Anindya Putri

Lalu Lintas

Korona Masih Merebak, Penangguhan Ganjil Genap Diperpanjang

Otomotif lalu lintas sistem ganjil genap
Ekawan Raharja • 06 April 2020 10:03
Jakarta: Virus korona masih menjadi salah satu pandemik yang cukup meresahkan di Indonesia, termasuk di DKI Jakarta. Melihat kondisi ini sekarang ini, pemerintah provinsi DKI Jakarta mengambil langkah untuk memperpanjang penagguhan kebijakan Ganjil Genap di sejumlah ruas di DKI Jakarta.
 
Melalui akun resmi Instagram Dinas Perhubungan DKI mengunggah informasi peraturan Ganjil Genap ditiadakan 6 - 19 April 2020. Sebelumnya, peraturan ini sudah ditangguhkan untuk periode 16 Maret hingga 3 April 2020.
 
"Hal ini sehubungan dengan masa status tanggap darurat bencana covid-19 yang diperpanjang hingga 19 April 2020," tulis caption di akun dishubdkijakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, mereka juga mengajak kepada masyarakat untuk tetap menjaga diri di rumah. Sehingga kesempatan work from home bisa dilaksanakan secara maksimal.
 
"Jika harus bepergian keluar rumah, utamakan keselamatan dengan tertib berlalu lintas, jaga batas kecepatan, jaga jarak aman dan jangan lupa pakai masker."
 
Peniadaan peraturan ganjil-genap ini akan berlangsung mulai selama dua pekan ke depan, dan akan dievakuasi kembali nantinya. Sehingga dengan ini, pemilik mobil bebas untuk menggunakan mobilnya pada pukul 06.00 WIB-10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB-20.00 WIB yang biasanya diatur lalu lintasnya oleh peraturan ganjil-genap.
 
Masyarakat bisa menggunakan mobilnya dengan leluasa untuk melintasi wilayah yang terkena ganjil genap, seperti skema satu yang meliputi Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, dan Jalan Majapahit. Kedua, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, dan Jalan Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai simpang Jalan TB Simatupang).
 
Skema ketiga, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Kiai Caringin dan Jalan Tomang Raya. Terakhir, Jalan Pramuka, Jalan Salemba Raya, Jalan Kramat Raya, Jalan Senen Raya, Jalan Gunung Sahari dan segmen persimpangan terdekat sampai pintu masuk jalan tol serta pintu keluar jalan tol sampai persimpangan terdekat.

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif