NEWSTICKER
Deklarasi Kwatro di Curug Nangka Bogor. Kwatro
Deklarasi Kwatro di Curug Nangka Bogor. Kwatro

Klub dan Komunitas

Kwatro Lestarikan Motor-Motor Jadul Berteknologi Karburator

Otomotif klub motor
Ekawan Raharja • 30 Januari 2020 13:33
Bogor: Sepeda motor retro belakangan ini memang menjangkiti banyak kalangan, dan tidak sedikit yang kembali menggunakannya untuk sehari-hari atau sekadar sunday morning ride (sunmori). Bahkan sejumlah wartawan otomotif juga terkena virus sepeda motor jadul ini dengan mendeklarasikan Kumpulan Wartawan Motor Retro (Kwatro).
 
Komunitas ini merupakan bentuk kesamaan hobi serta merawat sepeda motor lansiran di bawah 2005 dan berteknologi karburator. Sehingga akhirnya delapan orang wartawan dari berbagai media otomotif mendeklarasikan komunitas ini pada Sabtu (24/1/2020) di Curug Pangeran, Bogor, Jawa Barat.
 
Deklarasi KWATRO diawali dengan riding sejauh 70 KM dari Jakarta menuju Curug Pangeran, Gunung Bunder, Bogor pada Jumat malam (24/01/2020). Sejumlah motor retro seperti Yamaha RX King Cobra 1990, Yamaha F1ZR 2001 dan 2002, Honda C70 1971, Honda CG110 1983, Honda Grand 1993, Vespa PTS 1980, dan Vespa PS Strada 1986 meramaikan touring perdana ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saat masih SMA, Yamaha RX King menjadi motor idaman dan baru sekarang saya bisa memilikinya,” ujar pemilik Yamaha RX King Cobra lansiran 1990, Yusuf Arief, melalui keterangan resminya.
 
Kwatro Lestarikan Motor-Motor Jadul Berteknologi Karburator
 
Meski motor yang digunakan oleh para KWATRO ini telah disuntik mati oleh produsennya, namun sensasi dalam merawat motor retro agar terus dapat ditunggangi menjadi suatu kepuasan tersendiri. Apalagi saat berburu onderdil dan aksesoris yang juga terbilang langka. Tidak itu saja kerinduan akan kenangan masa lalu juga menjadi awal terbentuknya KWATRO.
 
Para wartawan yang hadir dalam deklarasi ini dicatat sebagai Founder KWATRO, diantaranya Yusuf Arief, Arif Syahbani, Bayu Nurpatria, Tigor Qristovani Sihombing, Adithya Nurcahyo, Harry Budiawan, Muhammad Iman, dan Tito B. Setiawan.
 
“Visi KWATRO menjadi wadah para wartawan yang memiliki kesamaan hobi yaitu merawat dan menikmati motor retro. Sedang misinya adalah menyambangi tempat wisata dengan mengendarai motor retro yang dimiliki,” ucap Ketua KWATRO, Tigor Qristovani Sihombing, melalui sumber yang sama.
 
Untuk bergabung dalam KWATRO syaratnya sangat mudah, yaitu, berprofesi sebagai wartawan, memiliki SIM C, serta memiliki motor di bawah tahun 2005 dengan teknologi karburator. “Kami harap KWATRO bisa terus berkembang dengan bergabungnya wartawan lain yang punya kecintaan atau kenangan indah bersama motor kesayangan di zamannya.” tutup Pembina KWATRO Tito B Setiawan.
 

(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif