Generasi terbaru Carry kini sudah mendapatkan penampilan yang baru, sasis yang lebih panjang, dan mesin baru dengan blok yang sama dengan Ertiga dan Jimny. Suzuki
Generasi terbaru Carry kini sudah mendapatkan penampilan yang baru, sasis yang lebih panjang, dan mesin baru dengan blok yang sama dengan Ertiga dan Jimny. Suzuki

Suzuki Targetkan All New Carry Ekspor ke-100 Negara

Otomotif suzuki mobil IIMS 2019
Ekawan Raharja • 30 April 2019 17:45
Jakarta: Suzuki baru saja meluncurkan All New Jimny sebagai pilihan baru di kendaraan pikap kecil. Selain diperuntukan pasar di dalam negeri, rencananya pikap ini juga akan diekspor untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial di negara lainnya.
 
Managing Officer Global Automotive Marketing Suzuki Motor Corporation, Shuji Oishi, menjelaskan rival Daihatsu Granmax pikap ini akan dipasarkan ke berbagai negara seperti Carry pikap generasi sebelumnya. Bahkan ditargetkan mobil untuk angkutan barang ini bisa menjangkau lebih banyak negara lainnya.
 
"Carry sebelumnya sudah diekspor ke-59 negara. Generasi kali ini akan coba diekspor ke lebih banyak lagi negara lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pria asal Jepang ini mencoba untuk memasarkan generasi terbaru Carry ini ke-100 negara. Hanya saja sampai saat ini Suzuki belum bisa membeberkan detail ekspor dan waktu pelaksanaanya tersebut. Mengingat Suzuki juga sudah melakukan ekspor untuk Suzuki Ertiga dan Nex II.
 
Suzuki Targetkan All New Carry Ekspor ke-100 Negara
 
Deputy Managing Director 4W PT Suzuki Indomobil Sales, Setiawan Surya, juga menambahkan kehadiran All New Carry diharapkan bisa meningkatkan penjualan pikap. Mereka mencoba meningkatkan penjualan carry pikap menjadi 5.000 unit per bulan.
 
"Ada kenaikan sekitar 15 persen, sebelumnya penjualan Carry per bulan di sekitar 4.300 unit," ujar Setiawan Surya.
 
Generasi terbaru Carry yang meluncur di Telkomsel Indonesia International Motor Show 2019 tersebut, kini sudah mendapatkan penampilan yang baru, sasis yang lebih panjang, dan mesin baru dengan blok yang sama dengan Ertiga dan Jimny. Perubahan ini juga turut berpengaruh terhadap harga dengan kenaikan tipis mulai dari Rp135.600.000 untuk tipe FD, Rp144.100.000 untuk tipe FD AC/PS, Rp136.600.000 untuk tipe WD, dan Rp145.100.000 untuk tipe WD AC/PS.
 
Di pasar otomotif nasional, mobil ini akan berhadapan langsung dengan Daihatsu Granmax pikap, Tata Motors Ace HT bahkan pemain dari Tiongkok yaitu DFSK Super Cab. Meski Carry Pick-up tetap dominan di pasar otomotif kendaraan ringan, namun mereka wajib waspada dengan inovasi yang ditongolkan brand lain.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif