Bahan Bakar Biodiesel

Langkah Antisipatif APM untuk BBM Biodiesel

Ahmad Garuda 14 September 2018 19:34 WIB
bahan bakar gas
Langkah Antisipatif APM untuk BBM Biodiesel
APM sudah siapkan skema antisipatif untuk mengakali penerapan bahan bakar biodiesel. Medcom.id
Jakarta: Regulasi bahan bakar untuk mesin diesel saat ini sudah ditetapkan untuk menggunakan bahan bakar biodiesel atau B20. Yaitu bahan bakar solar dengan kadar 80 persen yang dicampur dengan ethanol sebanyak 20 persen. Banyak agen pemegang merek khusus untuk mobil-mobil komersial yang rata-rata menggunakan bahan bakar solar, mengaku sudah melakukan langkah antisipasi.

Mitsubishi Fuso salah satunya yang sejak 2016 lalu sudah menggunakan double filter bahan bakar sebelum mobil tersebut keluar dari pabriknya. Namun yang menjadi masalah adalah bagi mereka yang terlanjur mempunyai unit dan bagi produsen mobil penumpang (passenger car) bermesin diesel.

Menurut Head of PC Technical Service & CS Support Section PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Irwansyah Siregar melalui pesan singkatnya, bahwa secara prinsip tidak ada masalah.

"Mesin diesel mobil penumpang Mitsubishi Motors tidak memiliki masalah dan siap menggunakan bahan bakar B20. Namun yang perlu menjadi perhatian adalah frekuensi perawatan dan treatment fuel filter tidak bisa disamakan dengan penggunaan bahan bakar standar," klaim Irwansyah.


Ia melanjutkan karena penggunaan B20 memiliki potensi lebih tinggi menimbulkan sumbatan di fuel filter, lantaran ada kandungan bio itu tadi. Khususnya saat ambient temperatur rendah atau dingin. "Rekomendasi prinsipal kami di Mitsubishi Motors untuk penggunaan minimum cetane number di model Pajero Sport dan Triton yaitu lebih dari 45."

Hingga saat ini kami masih melakukan konfirmasi dengan pabrikan yang lain soal penggunaan bahan bakar di mesin mobil penumpang. Beberapa saat lalu saat mengobrol dengan mekanik mobil di sebuah acara kompetisi teknisi mobil, mayoritas mengatakan bahwa saringan bahan bakar punya peran besar di bahan bakar biodiesel.

"Tapi apa pun itu, sebenarnya penggunaan bahan bakar ini dipastikan aman. Hanya kadar pemeriksaan saluran bahan bakar itu saja yang butuh lebih sering dilakukan. Karena kadar FAME di biodiesel bisa jadi penyumbang kotornya saringan bahan bakar di mobil."



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id