Pecah ban di jalan tol akibat jalan berlubang bisa saja terjadi selama perjalanan. Medcom.id/Ekawan Raharja
Pecah ban di jalan tol akibat jalan berlubang bisa saja terjadi selama perjalanan. Medcom.id/Ekawan Raharja

Tips Knowledge

Cara Minta Ganti Rugi Kalau Ban Bocor Akibat Jalan Tol Berlubang

Otomotif jalan tol tips mobil tips knowledge
Ekawan Raharja • 06 Februari 2020 14:00
Jakarta: Jalanan berlubang di tol kerap menimbulkan berbagai masalah, salah satunya ban kendaraan pecah saat menghantam lubang. Bagi pengguna JTol Ruas Dalam Kota yang mengalami nasib nahas tersebut tidak perlu bingung karena Jasa Marga sebagai operator tol siap untuk mengganti rugi kerusakan.
 
Hal ini sebenarnya sudah diatur melalui Keputusan Direksi Jasa Marga Nomor 117/KPTS/2007 Pasal 4 ayat 2. “Kejadian yang menimpa pengguna jalan yang dapat di klaim diantaranya akibat kerusakan jalan antara lain jalan berlubang.”
 
Merujuk peraturan tersebut, kami sampaikan bahwa pengguna jalan yang mengalami bocor ban atau kerusakan kendaraan akibat jalan berlubang dapat mengajukan klaim ganti rugi kepada Jasa Marga, dengan menunjukan bukti fisik kerusakan kendaraan, penyebab kerusakan, serta bukti tanda terima transaksi tol. Manager Area Jasamarga Tollroad Operator (pengelola Ruas Jalan Tol Dalam Kota dan Jalan Tol Prof. DR. Ir. Soedijatmo), Agus Pramono, menjelaskan kendaraan yang bocor ban dapat mengajukan klaimnya dan akan diproses ganti rugi sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Untuk kendaraan yang mengalami bocor ban akibat lubang kemarin, khususnya tujuh kendaraan yang pada saat penggantian ban juga dibantu oleh petugas kami, kami proses klaim ganti ruginya, sesuai ketentuan yang berlaku di perusahaan,” tegas Agus melalui keterangan resminya.
 
Hal yang sama juga dapat diajukan klaimnya jika terjadi pada ruas Jasa Marga lainnya, dengan melaporkan kepada call center Jasa Marga di 14080 pada saat kejadian, petugas kami akan membuatkan berita acara kejadian dan membantu menjelaskan tata cara klaim tersebut. Adapun batas maksimum klaim adalah 3 x 24 jam sejak kejadian.
 
Selain melakukan proses klaim, Jasamarga Metropolitan Tollroad selaku pengelola Jalan Tol Prof. DR. Ir. Soedijatmo dan Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) penyedia jasa pemeliharaan jalan tol untuk ruas tersebut sebelumnya telah melakukan perbaikan dengan patching aspal pada Senin (03/02/2020). Selain itu untuk memastikan struktur perkerasan jalan dalam kondisi baik Jasa Marga kembali melakukan perbaikan permanen lokasi pengelupasan perkerasan aspal jalan pada lajur ramp dari arah JLB (W1) menuju Pluit dengan patching beton yang dilapisi aspal.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif