Mitsubishi perkuat basis di zona residensial Tangerang Selatan. Mitsubishi
Mitsubishi perkuat basis di zona residensial Tangerang Selatan. Mitsubishi

Mitsubishi: Penting Perkuat Basis di Zona Residensial

Otomotif mitsubishi mobil baru
Ahmad Garuda • 14 Maret 2019 17:23
Tangerang Selatan: Tren pasar otomotif yang cenderung mengalami kenaikan, tak lepas dari jaringan brand-brand otomotif yang semakin menjangkau banyak daerah. Hal ini juga yang mendasari Mitsubish ilebih agresif membuka jaringan di wilayah-wilayah residensial.
 
Pemicunya apalagi kalau bukan kendaraan yang sedang mereka perkuat basis penjualannya adalah kendaraan keluarga dengan kapasitas tujuh penumpang, yaitu Xpander yang kini jadi pemuncak pasar untuk segmen small MPV.
 
Kali ini ambisi MItsubishi pun mendarat di zona residensial Tangerang Selatan tepatnya di wilayah Pondok Cabe yang berbatasan dengan Jakarta Selatan. Pembukaan jaringan ini adalah hasil kerja sama dengan PT Srikandi Diamond Motors yang ke-37. Meski jaringan ini adalah yang kelima di wilayah Tangerang, namun wilayah jangkauannya berbeda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mitsubishi: Penting Perkuat Basis di Zona Residensial
 
"Penting untuk memperluas segmen di zona residensial seperti di Tangerang Selatan ini, mengingat dari sinilah mobil keluarga itu dibutuhkan. Dan kami melihat bahwa kemudahan dalam menjangkau jaringan sebuah brand otomotif paling dekat dari tempat tinggalnya, maka itu akan jadi pilihan. Tentunya dengan pelayanan penjualan dan juga purna jual terbaik," ujar Direktur Srikandi Diamond Motors, Osman saat pembukaan dealer pada Kamis (14/3/2019).
 
Gambaran soal pasar mobil keluarga di Tangerang Selatan pun cukup tinggi. Xpander berhasil meraih pangsa pasar sebesar 23 persen pada periode Januari-Februari 2019. Sedangkan Pajero Sport berhasil meraih pangsa pasar sebesar 36 persen pada periode yang sama. Ini meningkat 6 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2018.
 
Artinya, potensi untuk meningkatkan permintaan untuk mobil penumpang, terutama segmen small MPV memang masih tinggi. Apalagi asumsi orang-orang tentang jaringan yang banyak, juga sudah sangat melekat.
 
"Masalah baru justru adalah penyesuaian tarif pajak untuk kendaraan bermotor di awal tahun. Tinggal jaringan dealer ini mengkomunikasikan kepada pihak konsumen tentang adanya penyesuaian skema tarif pajak khususnya Bea Balik Nama (BBN) yang cukup tinggi di wilayah tersebut. Dan rasanya ini tidak masalah," pungkas Head of Dealer Development Department, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Setia Haryadi di momentum yang sama.
 
Skema pajak yang dikatakan Setia ini pun akan menyeluruh dirasakan oleh APM brand otomotif lainnya. Sehingga mau atau tidak, strategi penjualan dan purna jual akan tetap jadi penentu. Apalagi setiap APM besar saat ini seperti Toyota, Honda, Suzuki, Daihatsu, Nissan sudah meluncurkan senjata mereka di segmen small MPV.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif