Proses digitalisasi asuransi otomotif, bikin proses klaim lebih mudah? Autocilin
Proses digitalisasi asuransi otomotif, bikin proses klaim lebih mudah? Autocilin

Polemik Proses Klaim Asuransi Otomotif Ribet?

Otomotif asuransi
Ahmad Garuda • 20 Agustus 2019 18:42
Jakarta: Kesadaran orang berasuransi khususnya di pasar otomotif nasional, memang belum sepenuhnya optimal. Namun adanya digitalisasi sistem seperti pembuatan aplikasi dan proses permohonan asuransi, membuat banyak orang lebih mudah mengakses soal cara berasuransi yang benar.
 
Masalah selanjutnya adalah proses klaim yang masih sulit dan menjadi 'momok' bagi banyak orang sehingga mereka ogah menggunakan asuransi. Harus mengisi form ini dan itu dengan banyak data yang harus ditulis, membuat 'trauma' tersendiri. Lalu bagaimana cara perusahaan asuransi mengatasi proses klaim yang ribet ini? Autocilin memberikan jawabannya soal ini.
 
“Dulu, kami melihat banyak hal yang membuat orang ogah mengambil asuransi otomotif. Namun setelah mengetahui manfaatnya dan disederhanakan dengan aplikasi digital, maka banyak orang yang mulai konsen soal asuransi meski belum semuanya ya. Tapi paling tidak, asuransi mulai diterima sebagai sesuatu yang harus ada untuk menjamin kendaraan yang Anda miliki. Lantaran banyak hal tak terduga yang bisa saja terjadi begitu saja,” ujar Chief Marketing Officer Adira Insurance, Wayan Pariama di CoHive D'Lab, di Jakarta pada Selasa (20/8/2019).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tantangannya adalah bagaimana cara membuat mereka lebih mudah dalam hal proses klaim? Hal ini juga ditangkap dengan baik oleh Adira Insurance untuk Autocilin. Mereka paham betul akan karakter masyarakat perkotaan yang sebagian besar didominasi generasi millenial memiliki kesamaan yaitu ingin segalanya lebih mudah.
 
Sesuai dengan kampanye yang dijalankan oleh Autocillin yaitu #1JariBeres, Autocillin membuat segalanya lebih mudah terutama untuk mengajukan klaim. “Asuransi identik dengan pengajuan klaim yang susah, namun hadirnya Autocillin #1JariBeres menjadi solusi bahwa klaim itu simple hanya 1 jari beres, mobil Anda kembali mulus lagi,” ujar Wayan.
 
Tema kampanye ini ditujukan untuk generasi millenial yang ingin serba mudah, melibatkan experience, dan digital savy. “Generasi millenial menjadi potential buyer khususnya untuk asuransi mobil sehingga mampu mendongkrak performa kami yang memang bisnis utamanya adalah asuransi kendaraan.”
 
Hal-hal mudah pun mulai mereka gulirkan sebagai bagian untuk menarik konsumen. Misalnya dengan mengkomunikasikan banyaknya risiko yang bisa terjadi begitu saja. Bahkan beberapa TVC (iklan komersial TV) yang mereka buat sebagai bahan kampanye, idenya dari hal yang nyeleneh.
 
“Kami kemas dalam konsep yang sedikit nyeleneh supaya audience dengan mudah mengingat risiko yang mungkin terjadi jika mereka tidak menggunakan asuransi mobil. Selain itu, video dengan konsep seperti ini biasanya yang digemari oleh netizen khususnya generasi millenial.”
 
Lalu sampai dimana animo pengguna aplikasi secara digital yang mereka selalu gaungkan ini sepanjang 2019 ini? Mereka menegaskan bahwa laporan klaim yang masuk melalui Autocilin Mobile Claim sudah lebih dari 4.000 laporan setiap bulannya. Mencapai lebih dari 95 persen total klaim kendaraan bermotor roda 4, dengan seluruh proses laporan dan follow up menggunakan satu sistem yang juga sudah terintegrasi dengan 23 Autocillin Garage yang tersebar di seluruh Indonesia.
 
Tentu bukan hanya Adira melalui Autocilin yang memaksimalkan sistem digitalisasi layanan. Namun beberapa perusahaan asuransi yang membidangi otomotif seperti Asuransi Astra juga melakukan hal yang sama. Tentu masing-masing punya program sendiri-sendiri. Namun kemudahan klaim tentu akan jadi pertimbangan besar dari pengguna asuransi. Tinggal melihat siapa yang cukup kreatif memberikan solusi klaim mudah.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif