Bahkan menurut survey tersebut, 63 persen orang yang tidak percaya akan mobil otonom dikarenakan kecelakaan yang kerap terjadi belakangan. Waymo
Bahkan menurut survey tersebut, 63 persen orang yang tidak percaya akan mobil otonom dikarenakan kecelakaan yang kerap terjadi belakangan. Waymo

Masyarakat Masih Takut dengan Mobil Otonom

Otomotif teknologi otomotif industri otomotif
Ekawan Raharja • 20 Maret 2019 13:00
Orlando: Pengembangan mobil otonom atau mobil tanpa sopir yang dilakukan berbagai perusahaan teknologi dan otomotif nyatanya belum berhasil menarik simpati masyarakat, khususnya di Amerika Serikat. Bahkan mereka mengakui masih takut untuk menaiki mobil yang dijalankan sepenuhnya oleh sistem komputer tersebut.
 
Berdasarkan Survey American Automobile Association (AAA) yang dilakukan dengan menggunakan telepon antara 10 -13 Januari 2019 dan melibatkan sedikitnya 1.008 responden dewasa. Jumlah ini diklaim cukup untuk merepresentasikan populasi Amerika Serikat dengan margin of error mencapai empat persen.
 
Hasilnya adalah 71 persen responden mengaku masih merasa takut untuk menggunakan kendaraan otonom sepenuhnya. Angka ini tidak terlepas dari kecelakaan mobil otonom dalam setahun belakang yang terjadi di jalan raya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan menurut survey tersebut, 63 persen orang yang tidak percaya akan mobil otonom dikarenakan kecelakaan yang kerap terjadi belakangan. AAA meyakini untuk membuat konsumen lebih nyaman dan percaya terhadap mobil masa depan tersebut adalah menipiskan jarak antara persepsi akan mobil otomatis dengan kenyataanya mobil tersebut lalu lalang di jalanan.
 
"Teknologi mobil otomatis kini sudah berkembang ke tahapan publik, dan efeknya berpengaruh terhadap penilaian konsumen mengenainya (mobil otonom). Memiliki kesempatan untuk merasakan secara langsung mobil semi atau full otonom akan membantu memecahkan beberapa misteri yang dirasakan konsumen, dan membuka pintu gerbang penerimaan," ungkap Director of Automotive Engineering and Industry Relations AAA, Greg Brannon, dikutip dari laman resmi AAA.
 
Lebih lanjut, AAA percaya interaksi dengan beberapa fitur seperti advanced driver assistance systems (ADAS) yang mencakup lane keeping assistance, adaptive cruise control, automatic emergency braking, dan self-parking dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat Amerika Serikat secara signifikan. Survey menunjukkan bahwa pengemudi yang pernah menggunakan teknologi ADAS akan lebih percaya terhadap teknologi mobil otonom.
 
Melalui survey ini jelas menunjukan masyarakat di Amerika Serikat juga belum bisa menerima teknologi otonom di kehidupannya. Lantas bagaimana masyarakat di Indonesia dengan penerimaan mobil otonom?
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif