Konsumsi bbm turun 16 persen, Pertamina utamakan pengolaan minyak mentah lokal. Pertamina
Konsumsi bbm turun 16 persen, Pertamina utamakan pengolaan minyak mentah lokal. Pertamina

Pasokan Bahan Bakar Minyak

Konsumsi BBM Turun, Pertamina Prioritaskan Minyak Mentah Lokal?

Otomotif pertamina bahan bakar gas bbm
Ahmad Garuda • 07 April 2020 07:05
Jakarta: Konsumsi bahan bakar di tengah kondisi pandemi global Covid-19 dan turunnya harga minyak mentah dunia, ternyata tak membuat PT Pertamina (Persero) urung melakukan impor minyak mentah. Mereka tetap siaga dengan menjamin pasokan energi nasional aman dan mencukupi di seluruh wilayah Indonesia.
 
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman melalui pernyataan resminya mengatakan, bahwa saat ini bisnis migas dunia dihadapkan pada kondisi pandemi global. Covid-19 mewabah ke hampir semua negara di dunia yang mengakibatkan adanya pembatasan wilayah (lockdown) serta penurunan harga dan konsumsi energi.
 
Lantaran komitmen ini besar untuk membuat produksi bahan bakar tetap berjalan, kegiatan menjalankan proses bisnis ini yaitu kegiatan di hulu, pengolahan dan hilir migas. Termasuk penambahan impor minyak mentah maupun produk BBM dan LPG untuk memastikan ketersediaan energi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tambahan impor minyak mentah akan meningkatkan ketersediaan minyak mentah dalam negeri yang akan diolah di kilang Pertamina, Sementara tambahan impor produk akan memanfaatkan storage yang tersedia di Indonesia, baik di darat maupun floating," ujar Fajriyah dalam keterangan resminya akhir pekan lalu.
 
Ia menambahkan, walaupun terdapat tambahan impor minyak mentah, namun Pertamina tetap mengutamakan penyerapan minyak mentah dalam negeri yang didapat baik dari bagian pemerintah (government intake), anak perusahaan Pertamina dan pembelian bagian KKKS.
 
Tercatat sampai akhir Februari 2020, total minyak mentah domestik yang diserap dan diolah Pertamina sebesar 669 MBPD atau sekitar 92 persen dari produksi minyak mentah nasional.
 
Konsumsi BBM Turun, Pertamina Prioritaskan Minyak Mentah Lokal?

Konsumsi Turun 16 Persen, Pasokan BBM Aman

Selain itu, selama tiga pekan masa pembatasan aktivitas di luar rumah, perusahaan energi nasional ini juga menjamin ketersediaan pasokan BBM. Mereka juga memastikan kegiatan operasional penyaluran BBM berjalan baik dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19.
 
Saat ini, pasokan nasional untuk produk jenis gasoline yakni Premium, Pertalite, dan Pertamax berada pada level aman di atas 22 hari. Bahkan pasokan produk Pertamax Turbo mencapai 42 hari dan Minyak Tanah mencapai 89 hari. Adapun produk jenis gasoil yakni Solar dan Dexlite dapat memenuhi ketersediaan di atas 24 hari. Bahkan, pasokan untuk produk Pertamina Dex secara nasional mencapai 53 hari.
 
"Kami tetap menjaga stok BBM nasional di atas 22 hari meski selama masa aktifitas bekerja dari rumah (work from home), terjadi penurunan konsumsi harian BBM sebesar 16 persen menjadi 113 juta liter dari rata rata komsumsi normal harian sebesar 134 juta liter.”
 
Fajriyah juga menegaskan bahwa seluruh operasional perusahaan dari hulu, pengolahan hingga hilir tetap berjalan normal dengan pengaturan personil yang ketat sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19. "Dalam situasi darurat ini, kami akan tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan mendukung kebijakan pemerintah untuk Stay Safe at Home."
 

(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif