Toyota menilai menaikan BBNKB DKI Jakarta sekarang ini kurang tepat. Auto2000
Toyota menilai menaikan BBNKB DKI Jakarta sekarang ini kurang tepat. Auto2000

BBNKB DKI Jakarta Naik, Toyota: Kurang Tepat

Otomotif toyota pajak kendaraan
Ekawan Raharja • 13 November 2019 09:33
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saja menaikan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sedari 10 persen menjadi 12,5 persen. Langkah ini tentu menarik pro dan kontra, salah satunya adalah Toyota yang merasa kenaikan BBNKB sekarang ini kurang tepat.
 
Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto, menjelaskan kenaikan BBNKB sekarang ini kurang tepat lantaran kondisi pasar otomotif di Indonesia sedang lesu. Tentu saja kenaikan BBNKB akan menambah beban pembeli mobil saat melakukan pembayaran.
 
"Menurut pendapat saya, kenaikan BBNKB sebesar 2,5 persen tidak tepat dilakukan di tengah kelesuan pasar otomotif belakangan ini. Apalagi DKI Jakarta sebagai kontributor penjualan terbesar, di atas 20 persen, untuk total pasar otomotif Indonesia dibandingkan provinsi lainnya," ungkap Fransiscus Soerjopranoto melalui pesan singkatnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pria berbadan tegap ini juga menjelaskan kalau pelemahan pasar otomotif, juga efek dari pelemahan ekonomi akibat global resesi yang sudah berdampak di beberapa negara, dan berakibat pertumbuhan ekonomi di angka minus. "Beruntung Indonesia masih bisa bertahan di angka 5 persen."
 
Lantas dengan kenaikan BBNKB ini, apakah harga mobil Toyota akan naik? "Toyota belum menaikkan harga kendaraan berdasarkan peraturan daerah ini. Dan aturan ini berlaku mulai Desember 2019. Kami akan menjalankan aturan ini sebaik-baiknya," tulis Soerjo.
 
Penyesuaian BBNKB ini diatur melalui Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 6 tahun 2019 dan ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Jelas tertulis di Pasal 7 Ayat 1 disebutkan BBNKB penyerahan pertama ditetapkan sebesar 12,5 persen, kemudian untuk penyerahan selanjutnya berlaku 1 persen.
 
Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 6 tahun 2019 yang menggantikan Perubahan Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2009 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ini akan berlaku setelah 30 hari sejak tanggal diundangkan. Tercatat peraturan ini diundangkan pada 11 November 2019, dan BBNKB DKI Jakarta akan mulai naik menjadi 12,5 persen pada 11 Desember 2019.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif