Indonesia memiliki potensi yang besar di masa depan untuk pengembangan transportasi massal yang signifikan. Medcom.id/Ekawan Raharja
Indonesia memiliki potensi yang besar di masa depan untuk pengembangan transportasi massal yang signifikan. Medcom.id/Ekawan Raharja

Indonesia Potensial untuk Pasar Bus

Otomotif pameran otomotif
Ekawan Raharja • 20 Maret 2019 15:54
Jakarta: Perkembangan infrastuktur dan jumlah penduduk Indonesia yang besar menjadikannya potensial untuk beberapa hal, termasuk di sektor transportasi. Bahkan disebutkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar di masa depan untuk pengembangan transportasi massal yang signifikan.
 
Peluang ini yang akhirnya mengisiasi Busworld untuk menyambangi Indonesia pada 20 - 22 April 2019 di JIExpo Kemayoran Jakarta. Menurut President Busworld International, Didier Ramoundt, Indonesia memiliki populasi terbesar di Asia Tenggara memiliki potensi pengembangan transportasi yang menjanjikan di masa mendatang.
 
Disebutkan bahwa populasi masyarakat di Indonesia mencapai 40 persen populasi negara ASEAN. Selain itu adanya rencana pemerintah Indonesia untuk menambah 3.000 unit bus untuk sistem bus rapid transit (BRT) di 34 provinsi menjadikan Indonesia siap untuk bersaing dengan negara lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indonesia Potensial untuk Pasar Bus
 
"Busworld South East Asia bertujuan untuk memperluas hubungan bisnis dalam industri bus, coach, karoseri, dan komponen pendukungnya khususnya di regional ASEAN. Selain itu, pameran ini dapat dijadikan tempat berkumpulnya seluruh pemangku kepentingan di Indonesia untuk saling bertukar ide-ide yang dapat dijadikan titik awal untuk mengubah transportasi Indonesia ke arah yang lebih baik," ujar Didier Ramoundt Rabu (20/3/2019) di JIExpo Kemayoran Jakarta.
 
Salah satu yang digaris bawahi adalah penggunaan kendaraan listrik yang diklaim lebih ramah terhadap lingkungan. Hal ini ditunjukan dengan sedang disusunnya oleh pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) mengenai kendaraan listrik di Indonesia.
 
Acara Busworld South East Asia diikuti oleh 51 peserta, mulai dari produsen sasis bus, karoseri, sampai komponen penunjangnya. Selain itu ada juga pameran bus-bus klasik yang didatangkan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
 
Indonesia Potensial untuk Pasar Bus
 
Busworld diadakan pertama kali di Kortrijk, Belgia, pada 1971. Hingga saat ini Busworld baru diadakan di tujuh negara, yakni Belgia sebagai pionir, Kolombia, Turki, Rusia, Tiongkok, India, dan Kazakhstan. Indonesia akan menjadi negara ke-8 yang ditunjuk sebagai tuan rumah acara Busworld.
 
Pameran bus di Indonesia memang bukan hal asing dan baru. Sebelumnya juga sudah ada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GICOMVEC), atau Indonesia International Bus & Truck (IIBT) yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Baik GICOMVEC dan IIBT memang memiliki konsep B2B dengan memperkenalkan teknologi terbaru yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang bus dan truk.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif