Hyundai dan Kiat kembangkan sistem pengisian nirkabel untuk mobil listrik. Carscoops
Hyundai dan Kiat kembangkan sistem pengisian nirkabel untuk mobil listrik. Carscoops

Intip Sistem Isi Ulang Baterai Mobil Listrik ala Hyundai dan Kia

Otomotif teknologi otomotif mobil listrik
M. Bagus Rachmanto • 04 Januari 2019 15:24
Korea Selatan: Perkembangan teknologi industri otomotif kian canggih. Seperti yang diperlihatkan Hyundai dan Kia, yang ingin membuat hidup lebih mudah bagi pengguna mobil listrik/electrick vihicle (EV )di masa depan.
 
Teknologi masa depan yang sedang dikembangkan Hyundai dan Kia adalah sistem pengisian nirkabel kendaraan listrik/an electric vehicle wireless charging system, dikombinasikan dengan sistem parkir valet otomatis/Automated Valet Parking System (AVPS).
 
Dilansir Carsccops, menurut kedua pabrikan mobil asal Korea itu, alasan menggabungkan kedua teknologi ini adalah untuk mengantisipasi lokasi parkir dan pengisian daya yang ke depannya bakal segera penuh sesak, mengingat pertumbuhan penjualan EV yang kuat terlihat dalam beberapa tahun terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Cara kerja teknologi Hyundai dan Kia adalah mengarahkan kendaraan secara otonom ke stasiun pengisian nirkabel yang kosong, dan kemudian memindahkan mobil yang terisi penuh (juga secara otonom) dari stasiun pengisian, sehingga memungkinkan mobil listrik lain yang sedang menunggu untuk mengisi daya.
 
Intip Sistem Isi Ulang Baterai Mobil Listrik ala Hyundai dan Kia
 
Segera setelah pengisian melalui induksi magnetik selesai, AVPS akan mermarkir mobil di tempat yang kosong. Ketika pengemudi memanggil mobil melalui aplikasi smartphone, maka mobil akan secara mandiri kembali ke lokasi pengemudi.
 
Semua ini dimungkinkan oleh komunikasi yang terhubung antara mobil listrik, fasilitas parkir, sistem pengisian, dan pengemudi. Fasilitas parkir mengirimkan lokasi ruang parkir kosong dan stasiun pengisian ke pengguna, sementara sistem pengisian memperbarui status pengisian kendaraan secara real-time.
 
Hyundai dan Kia berencana untuk meluncurkan teknologi ini sekitar 2025, ketika mobil otonom level 4 juga akan menjadi hal biasa dan sudah banyak digunakan. Pabrikan juga memproyeksikan untuk menjual mobil self-driving di berbagai smart city mulai 2021, sebelum meluncurkan mobil fully autonomous/otonom sepenuhnya pada 2030. Lihat video di sini.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif