FleetBoard Indonesia sistem pengelolaan armada Mercedes-Benz. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
FleetBoard Indonesia sistem pengelolaan armada Mercedes-Benz. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Produsen Truk Ramai-Ramai Tawarkan Sistem Komputerisasi Perawatan

Otomotif teknologi otomotif
M. Bagus Rachmanto • 12 Februari 2019 16:26
Jakarta: Pelaku bisnis otomotif tetap optimistis segmen kendaraan komersial masih berpeluang tumbuh, sebagaimana PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) memperkenalkan FleetBoard Indonesia.
 
Tidak melulu jualan produk, untuk mendukung pertumbuhan bisnis transportasi pelanggan, DVCI memperkenalkan FleetBoard Indonesia sebagai sebuah sistem pengelolaan armada komprehensif, yang dibuat untuk memastikan pengoperasian kendaraan niaga Mercedes-Benz lebih efisien dan produktif.
 
Dikatakan, FleetBoard Indonesia hadir dalam berbagai fitur seperti Vehicle Tracking and Track Player, 3rd Party System Integration, serta fleksibel terhadap penambahan perangkat lain yang mendukung manajemen armada yang efisien dan maksimal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Produsen Truk Ramai-Ramai Tawarkan Sistem Komputerisasi Perawatan
 
FleetBoard Indonesia diklaim menjadi pelengkap bagi sistem manajemen pemeliharaan armada yang tersedia saat ini, melalui berbagai fitur yang disematkan seperti Fuel Monitoring and Fuel Theft Warning, Engine Operation Monitoring and Hourmeter dan Service Interval and Periodical Administration Reminder.
 
DCVI mengklaim semua fitur tersebut mendukung manajemen pengoperasian kendaraan niaga Mercedes-Benz yang efisien dan berkesinambungan, yang berujung pada penghematan biaya operasional serta pertumbuhan bisnis pelanggan.
 
“DCVI telah menyaksikan bagaimana pelanggan kami berkembang dan berharap dapat melihat pertumbuhan yang lebih besar menyusul meningkatnya ekonomi yang signifikan di sektor transportasi barang, infrastruktur dan transportasi jalan raya di mana kendaraan niaga Mercedes-Benz dapat memainkan peranan penting. FleetBoard Indonesia didesain khusus untuk mendukung pelanggan kami agar dapat menjalankan bisnis mereka dengan lebih mudah dan efisien," kata Marketing Director Truck Indonesia DCVI, Maximilian Knorr di Jakarta, Selasa (12/2/2019).
 
Teknologi ini memang sedang ramai disiapkan oleh industri otomotif, terkhusus untuk kendaraan angkut berdimensi besar. Bukan hanya Mercedes-Benz Truck di bawah Daimler yang melakukannya. Namun juga pabrikan Jepang seperti Mitsubishi dengan fitur Runnernya, kemudian UD Trucks dengan Telematics Service dan beberapa lagi yang lainnya. Sistem kerjanya mirip-mirip, yaitu melakukan monitoring terhadap seluruh aktifitas dan komponen yang terdapat di truk.
 
Bahkan untuk pergantian sopir, jalur terbaik dan beberapa hal lain untuk menunjang efisiensi kendaraan tersebut, dimonitor. Tentu agar konsumen mereka armada yang mereka gunakan benar-benar efektif.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif