Ada 17 insentif yang akan diberikan untuk kendaraan listrik di Indonesia. Medcom.id/Ahmad Garuda
Ada 17 insentif yang akan diberikan untuk kendaraan listrik di Indonesia. Medcom.id/Ahmad Garuda

Daftar Insentif yang Ada di Perpres Kendaraan Listrik

Otomotif industri otomotif mobil listrik motor listrik
Ekawan Raharja • 21 Agustus 2019 15:26
Jakarta: Kehadiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 jelas menjadi titik awal era kendaraan listrik di Indonesia. Aturan ini menjelaskan mengenai berbagai skema kendaraan listrik, baik roda dua atau roda empat, termasuk skema insentif yang akan diberikan.
 
Pasal 17 Perpres tentang Percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle) untuk transportasi jalan, disebutkan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah memberikan insentif untuk mempercepat program KBL Berbasis Baterai untuk transportasi jalan.
 
Sedangkan di poin dua, insentif sebagaimana dimaksud pada ayat satu, berupa insentif fiskal dan insentif Non-fiskal. Lantas insentif apa saja yang akan diberikan?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fiskal
1. Insentif bea masuk atas importasi Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai dalam keadaan terurai lengkap (Completely Knock Down/CKD), KBL Berbasis Baterai dalam keadaan terurai tidak lengkap (Incompletely Knock Down/IKD), atau komponen utama untuk jumlah dan jangka waktu tertentu
2. Insentif pajak penjualan atas barang mewah
3. Insentif pembebasan atau pengurangan pajak pusat dan daerah
4. Insentif bea masuk atas importasi mesin, barang, dan bahan dalam rangka penanaman modal
5. Penangguhan bea masuk dalam rangka ekspor
6. Insentif bea masuk ditanggung pemerintah atas importasi bahan baku dan/atau bahan penolong yang digunakan dalam rangka proses produksi
7. Insentif pembuatan peralatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
8. Insentif pembiayaan ekspor
9. Insentif fiskal untuk kegiatan penelitian, pengembangan, dan inovasi teknologi serta vokasi industri komponen KBL Berbasis Baterai
10. Tarif parkir di lokasi-lokasi yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah
11. Keringanan biaya pengisian listrik di SPKLU
12. Dukungan pembiayaan pembangunan infrastruktur SPKLU
13. Sertifikasi kompetensi profesi bagi sumber daya manusia industri KBL Berbasis Baterai
14. Sertifikasi produk dan/atau standar teknis bagi perusahaan industri KBL Berbasis Baterai dan industri komponen KBL Berbasis Baterai
 
Non-fiskal
1. Pengecualian dari pembatasan penggunaan jalan tertentu
2. Pelimpahan hak produksi atas teknologi terkait KBL Berbasis Baterai yang lisensi patennya telah dipegang oleh Pemerintah Pusat dan/atau Pemerintah Daerah
3. Pembinaan keamanan dan/atau pengamanan kegiatan operasional sektor industri guna keberlangsungan atau kelancaran kegiatan logistik dan/atau produksi bagi perusahaan industri tertentu yang merupakan objek vital nasional.
 
Untuk detailnya, disebutkan Perpres tersebut akan diatur oleh Kementerian atau badan-badan Terkait. Namun setidaknya insentif ini bisa menjadi angin segar bagi produsen kendaraan bermotor yang sudah siap untuk memproduksi di tanah air. Akan banyak insentif dan keringanan yang akan diberikan sehingga diharapkan bisa memacu industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif