NAIAS 2020 dibatalkan karena virus korona. NAIAS
NAIAS 2020 dibatalkan karena virus korona. NAIAS

Pameran Otomotif

Giliran Detroit Auto Show Jadi Korban Virus Korona

Otomotif pameran otomotif Virus Korona virus corona covid-19
Ekawan Raharja • 30 Maret 2020 10:32
Detroit: Amerika Serikat kini menjadi negara dengan penyebaran virus korona terparah di dunia. Hal ini kemudian memaksa sejumlah kegiatan pun dibatalkan, termasuk pameran otomotif di Negeri Paman Sam.
 
Detroit Auto Show 2020 atau dikenal North American International Auto Show (NAIAS) 2020 mengumumkan membatalkan pameran tahun ini karena semakin banyaknya orang yang terinfeksi virus korona di Negeri Paman Sam. Pembatalan ini menyusul jejak New York Auto Show 2020 yang melakukan perubahan jadwal sedari April 2020 menjadi akhir Agustus 2020.
 
Pembatalan NAIAS 2020 ini uniknya diketahui berawal dari sebuah memo yang dikirim pihak penyelenggara acara kepada pihak sponsor per Sabtu (28/3/2020). Ketua NAIAS 2020, Doug North, menilai keputusan yang mereka lakukan adalah hal tepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami tahu itu hal yang tepat untuk dilakukan. Kami hanya fokus untuk memastikan kami bisa mendapatkan Michigan Tenggara yang sehat," ungkapnya.
 
Pembatalan ini juga mengingatkan kepada pemberitahuan pengaturan ulang jadwal Indonesia International Motor Show (IIMS) 2020 dan GIIAS Surabaya 2020. Rencana pengunduran jadwal diketahui dari edaran kepada peserta pameran, dan kemudian baru pihak penyelenggara memberikan pernyataan resmi.
 
Pihak penyelenggara NAIAS 2020 akan mengembalikan uang tiket dan akan dikembalikan sepenuhnya oleh penyelenggara. Sehingga pengunjung tidak perlu takut tiketnya hangus atau uang mereka tidak kembali.
 
Kalau melihat jumlah korban meninggal akibat virus korona (covid-19) di negara bagian New York, Amerika Serikat, telah melewati angka 1.000 jiwa pada Minggu (29/3/2020) malam waktu setempat, dikutip dari Guardian. Senin (30/3/2020), berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins, total kasus covid-19 di Amerika Serikat telah melampaui 142 ribu dengan 2.489 kematian dan 4.767 pasien sembuh.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif