Tujuh komunitas meriahkan Turing BP-AKR Sunmori. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Tujuh komunitas meriahkan Turing BP-AKR Sunmori. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Seru-seruan Komunitas di Turing BP-AKR Sunmori

Otomotif
M. Bagus Rachmanto • 27 Oktober 2019 15:00
Tangerang: Mencetuskan sebuah kegiatan turing atau konvoi, tak hanya datang dari komunitas otomotif saja. Namun perusahaan yang juga terlibat di dalamnya secara siklus komponen, juga sering melakukan itu. Seperti yang diinisiasi BP-AKR dengan menggelar Sunday Morning Ride (Sunmori).
 
Uniknya, Sunmori yang mereka gelar ini, merupakan kegiatan turing bersama berbagai komunitas otomotif yang ada di wilayah Jabodetabek. Mengambil tema besar Everyday Brighter Sunmori yang dilaksanakan pada hari ini, Minggu (27/10/2019) menggandeng tujuh komunitas, baik komunitas pengguna roda dua maupun roda empat.
 
"Sejalan dengan misi ritel BP-AKR yaitu 'Everyday Brighter', kami ingin membuat setiap hari konsumen kami bersama kendaraan mereka menjadi lebih cerah, lewat produk dan layanan yang lengkap dan berkualitas," kata Brand and Communication Manager, BP-AKR Syahran Wahab di Tangerang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Komunitas mobil yang hadir diantaranya E46 Bimmers, Mercedes-Benz Club indonesia, Toyota Agya Club, Xpander Mitsubishi Owner Club Indonesia (X-MOC). Komunitas pengguna kendaraan roda dua juga diikutsertakan, yakni Modern Vespa (Move) Indonesia, Yamaha R25 Owners Indonesia, Yamaha NMAX Club Indonesia.
 
Lebih lanjut Syahran mengatakan, tujuan dari acara ini lebih untuk memperkenalkan produk bahan bakar dengan teknologi ACTIVE dan layanan yang diberikan BP-AKR. "Melalui Sunmori kami harap para komunitas otomotif lebih mengetahui berbagai macam layanan di SPBU BP-AKR," sambungnya.
 
Kegiatan Sunmori dimulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) BP-AKR Cibubur, kemudian dilanjutkan ke Taman Rekreasi Wiladatika untuk kegiatan bersih-bersih. Dari situ para komunitas melanjutkan perjalanan ke SPBU BP-AKR Bintaro dan finish di SPBU BP-AKR BSD De Latinos, untuk dapatkan edukasi seputaran otomotif di kegiatan sharing session.
Seru-seruan Komunitas di Turing BP-AKR Sunmori
Seperti diketahui, sekarang produk bahan bakar minyak (BBM) untuk mobil banyak beredar di Indonesia. Nilai oktan bahan bakar/Research Octane Number (RON) BBM tersebut juga beragam. Oleh karena itu, pemilik kendaraan bermotor sebaiknya memilih BBM dengan jenis RON yang tepat untuk mobil/sepeda motor kesayangan.
 
Ahli otomotif dan bahan bakar, Tri Yuswidjajanto meyakini penggunaan BBM yang tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan bisa merusak mesin kendaraan bermotor.
 
"Pemakaian harus sesuai. Untuk itu Pertamina membuat banyak jenis bahan bakar agar bisa menyesuaikan dengan banyak jenis mesin dan RON," ujar Tri, kepada Medcom.id, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
 
Efek jangka panjang pemakaian RON yang tidak sesuai bisa mengakibatkan mesin mobil jebol. Untuk kerusakan ringan, piston akan mengalami bopeng di bagian pinggir. Kerusakan terparah bisa membuat piston bolong.
 
"Gejala awal pemakaian RON yang tidak sesuai dapat dirasakan, di antaranya mesin yang mengelitik dan tidak bertenaga, serta konsumsi BBM jadi lebih boros," jelas Tri.
 
Penyebabnya cukup logis, yaitu waktu terjadinya pembakaran terhadap bahan bakar, bisa lebih cepat atau lebih lambat. Sehingga untuk mendorong piston bergerak dari titik mati atas, tak lagi sesuai setup mesin. Kalau ini terjadi dalam setiap kinerja mesin terutama untuk mesin kompresi tinggi, maka akan mudah merusak komponen piston.
 
Sementara untuk sepeda motor, ada cara mudah untuk menentukan oktan bensin yang cocok untuk tungganngan Anda. Terkadang kita sebagai pengendara motor bingung menentukan oktan bensin yang cocok untuk motor.
 
Cara mudah mengetahuinya adalah dengan melihat data spesifikasi yang menunjukkan kompresi mesin. Untuk motor dengan rasio kompresi di atas 11:1 sampai dengan mendekati 13:1, disarankan menggunakan bensin RON 98 seperti Pertamax Turbo. Sedangkan sepeda motor dengan rasio kompresinya di atas 10:1 sampai 11:1, idealnya menggunakan bensin RON 92 seperti Pertalite. Termasuk motor dengan oktan di bawah 10:1 hingga 9:1. Dan jika rasio kompresinya di bawah 9:1 bisa minum Premium (RON 88).
 
Jadi mulai sekarang sebelum mengisi bahan bakar, sebaiknya pemilik paham dan disarankan menggunakan BBM yang sesuai dengan spesifikasi kompresi bahan bakar kendaraan Anda.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif