Jalan tol layang Jakarta-Cikampek dijadwalkan beroperasi November 2019. Jasmar
Jalan tol layang Jakarta-Cikampek dijadwalkan beroperasi November 2019. Jasmar

Menhub Minta Faktor Safety Tol Layang Jakarta-Cikampek Diperhatikan

Otomotif jalan tol
M. Bagus Rachmanto • 23 September 2019 10:21
Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah melakukan tinjauan ke pengerjaan Tol Jakarta-Cikampek II guna memastikan aspek keselamatan sudah sesuai SOP pada Minggu (22/9). Pengoperasian Tol Jakarta-Cikampek II direncanakan bisa beroperasi pada November 2019 dan ditargetkan bisa digunakan masyarakat pada saat Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019.
 
"Saya bersama teman-teman datang ke sini bersama Dirjen Darat dan Kepala BPTJ melakukan observasi aspek keselamatan dan layanan yang ada di tol elevated ini, diharapkan Bulan November bisa beroperasi," ujar Menhub Budi melalui keterangan resmi JAsa Marga. Senin (23/9/2019).
 
Budi berharap adanya Tol Jakarta-Cikampek II dapat memangkas waktu tempuh perjalanan seperti dari Jakarta ke Bandung. "Paling tidak 30 menit sampai 1 jam akan bertambah lebih cepat dengan beroperasinya tol elevated ini. Ini menjadi konsen kita bagaimana konektivitas Jakarta, Bandung, Kertajati dan Karawang bisa lebih baik."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut, yang menjadi perhatian enting Budi adalah soal faktor keselamatan. Ia meminta kepada stakeholder terkait untuk tetap memperhatikan keselamatan, pasalnya jalan tol ini berada di ketinggan 6 meter. Utuk itu Ia juga meminta ada beberapa ujicoba penanganan jika terjadi hal-hal darurat, maka dari itu diperlukan diskusi dengan beberapa pihak terkait agar keputusan yang diambil merupakan kesepakatan bersama.
 
"Saya berpesan kepada teman-teman saat mengoperasikan perlu diperhatikan safety-nya. Mengingat ini di ketinggian 6 meter jadi hal-hal detail bisa dielaborasikan dan skenario," tambah Budi.
 
Hingga kini Kementerian Perhubungan masih mempertimbangkan apakah kendaraan lain selain golongan satu dapat melewati Tol elevated ini. Berdasarkan data dari PT. Jasa Marga, pogress pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) ini sudah mencapai 96,5 persen. Tol tersebut berada di ruas jalan tol dari Cikunir (KM 9+500) hingga Karawang Barat (KM 47+500) dengan total panjang jalan 36,4 Km.
 
Jasa Marga menyiapkan empat emergency plan di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek II. Yaitu Emergency opening, yang ditempatkan di 8 lokasi dengan jarak masing-masing 4 Km. Emergency bay ditempatkan sebanyak 2 titik di masing-masing jalur. Emergency access (tangga darurat), ditempatkan dimasing-masing emergency opening dan emergency bay. Terakhir, emergency exit, ditempatkan sebanyak 1 titik dimasing-masing jalur dan berlokasi di daerah Cibitung (km 27).
 
Sementara itu mengenai uji coba tol Layang Jakarta-Cikampek yang siap beroperasi pada November mendatang, Medcom.id belum mendapat kerangan resmi dari pihak terkait, dalam hal ini Jasa Marga.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif