Hyundai akan mendapatkan pasokan baterai dari SK Innovation. Hyundai
Hyundai akan mendapatkan pasokan baterai dari SK Innovation. Hyundai

Industri Otomotif

Hyundai Group Amankan Pasokan Baterai dari SK Innovation

Otomotif industri otomotif hyundai
Ekawan Raharja • 26 Desember 2019 15:42

Seoul: Meningkatnya produksi mobil listrik turut berpengaruh terhadap ketersediaan suku cadang yang digunakan, khususnya baterai yang menjadi jantung mobil listrik. Sejumlah merek sudah mengumumkan kerja sama dengan produsen baterai untuk memastikan ketersediaan sumber daya mobil listrik, dan Hyundai memilih bekerja sama dengan SK Innovation.
 
Hyundai Motor Corp, yang membawahi merek Hyundai, Kia, serta Genesis, telah memutuskan untuk mengamankan pasokan baterai mobil listrik dari SK Innovation hingga lima tahun ke depan. Menurut Koran Bisnis Maeil, yang dikutip dari Reuters, menyebutkan kesepakatan itu memiliki nilai lebih dari KRW10 triliun atau sekitar Rp120,2 triliun.
 
Langkah strategis ini diambil grup otomotif asal Korea Selatan yang berencana untuk menghadirkan lebih banyak lagi mobil listrik. Pada bulan Oktober yang lalu, Hyundai bahkan menjanjikan akan meluncurkan 16 model mobil listrik hingga 2025.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bertambahnya lini mobil listrik ini juga ditujukan untuk meningkatkan penjualan mobil listrik mereka mencapai 560 ribu unit. Nilai itu sama dengan setara dengan lebih dari 10 persen penjualan global yang diproyeksikan tahun ini.
 
Jika dikaitkan dengan industri otomotif di tanah air, Hyundai juga berencana untuk memproduksi mobil listrik di Indonesia. Oleh karena itu mereka membangun pabrik di Indonesia dalam waktu dekat ini.
 
Strategi serupa sudah dilakukan oleh Toyota dengan mengumumkan kerja sama bersama Panasonic untuk pengembang mobil listrik. Nantinya baterai ini akan digunakan oleh Toyota untuk mobil-mobil listrik mereka di masa mendatang.
 
Selain itu, Volkswagen Group akhirnya melakukan menandatangani memorandum of understanding (MoU) suplai cell baterai jangka panjang dengan Ganfeng Lithium. Nantinya produsen baterai asal Tiongkok ini akan memasok cell baterai lithium ke Volkswagen Group selama 10 tahun ke depan. Hal ini dirasa cukup bagi grup otomotif asal Jerman tersebut untuk mengamankan kebutuhan baterai mereka.


 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif