Berharap pengisian ulang baterai mobil listrik bisa dalam waktu singkat. Chargefox
Berharap pengisian ulang baterai mobil listrik bisa dalam waktu singkat. Chargefox

Infrastruktur Pengisian Ulang Baterai, Wajib Perhatikan Safety

Otomotif mobil listrik
M. Bagus Rachmanto • 14 Agustus 2019 08:35
Jakarta: Selain standarisasi baterai, dibutuhkan juga standar infrastruktur pengisian ulang baterai atau charging station. Lantaran kunci utama untuk penggunaan mobil listrik adalah harus tersedia terlebih dahulu fasilitas pendukung mobil listrik, seperti Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Namun beberapa hal penting untuk diperhatikan, terutama masalah safety atau keamanan.
 
Standarisasi charging station juga sangat penting agar mobil listrik berkembang dengan standar yang sama. Seperti di Jepang, hal yang berkaitan dengan safety penting, agar tidak terjadi masalah arus pendek atau korslet saat melakukan pengisian tersebut.
 
Soal ini, PT PLN (Persero) menyatakan telah sistem mereka sudah memenuhi sistem keamanan pengisian listrik. Bahkan penyediaan 3.000 SPLU yang tersebar di seluruh Indonesia sudah memenuhi standar. SPLU tersebut nantinya bakal menjadi tempat untuk mengisi daya bagi kendaraan-kendaraan bertenaga listrik, yang saat ini digadang-gadang akan diproduksi di dalam negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sudah lebih dari 1.000 SPLU tahun lalu, mungkin sekarang seluruh Indonesia bisa 3.000-an," kata Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman di Jakarta, beberapa waktu lalu.
 
Syofvi mengatakan perseroan memang tidak ikut memproduksi mobil listrik. Namun pihaknya berkomitmen untuk menyediakan pasokan listrik untuk mobil tersebut.
 
"Kita siapkan supply-nya untuk pengecasan, kalau dia fast charging kebutuhan besar kami juga siap untuk itu sekarang," jelas Syfvi.
 
Sementara itu, PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) disebut akan membangun 10 SPLU guna memenuhi kebutuhan infrastruktur kendaraan listrik di Jakarta.
 
General Manager PLN Disjaya Ikhsan Asaad mengatakan saat ini pemerintah dan beberapa perusahaan sudah mulai mengembangkan kendaraan listrik. Kabar terkini, perusahaan transportasi umum Bluebird yang meluncurkan taksi listrik. Oleh karena itu, PLN sebagai perusahaan pelat merah penyedia listrik nasional berencana untuk membangun 10 SPLU di tahun ini.
 
"Target minimal 10, arahan Menteri ESDM dan Menteri Perhubungan," kata Ikhsan saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
 
Seperti diketahui pemerintah terus mencanangkan pengembangan kendaraan atau mobil listrik di Indonesia. Dengan begitu kita berharap pemerintah juga dapat mempersiapkan segala kebutuhan pendukungnya, tidak hanya soal regulasi mobil listrik, tapi juga kesiapan infrastrukturnya seperti SPLU yang cepat dan bisa diaskes semua lapisan masyarakat.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif