Aturan baru tentang program LCE berpengaruh terhadap mobil LCGC. MTVN
Aturan baru tentang program LCE berpengaruh terhadap mobil LCGC. MTVN

Mobil Ramah Lingkungan, LCGC atau LCE?

Otomotif bahan bakar gas industri otomotif mobil listrik
M. Bagus Rachmanto • 17 Desember 2018 12:05
Jakarta: Di Indonesia, tren mobil ramah lingkungan tak hanya berpengaruh terhadap perkembangan mobil listrik dan aturan yang dibuat pemerintah. Low cost creen car (LCGC) disebut salah satu yang ikut terpengaruh.
 
Pada 2019 pemerintah berencana memperkenalkan program Low Carbon Emission (LCE), yang dasar aturannya masih berpayung terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013.
 
Disebutkan, jika program ini lebih menekankan agar produsen otomotif turut memajukan teknologi baru, yakni dengan menggantikan peran mesin konvensional yang terdapat di mobil LCGC.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam program LCE, pemerintah menyeiapkan insentif berupa diskon PPnBM mulai 25 persen sampai 75 persen. Hal itu dilihat dari seberapa irit konsumsi bahan bakar yang diperoleh, antara 20-28 kilometer/liter.
 

Sementara dalam aturan LCGC disebutkan, bahwa setiap model di segmen tersebut diberikan insentif pembebasan PPnBM 10 persen jika mampu memenuhi standar konsumsi bahan bakar 20 kilometer/liter.
 
Program LCGC juga mengharuskan kandungan lokal sebanyak 80 persen, sedangkan program LCE mengharuskan ATPM untuk memproduksi mesin dan transmisi secara lokal. Program LCE saat ini tengah dikaji, sebelum diimplementasikan pada 2019.
 
Hal ini tidak terlepas dari kabar yang menyebutkan program LCGC akan dihapus, dan telah disanggah Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. "Kita tidak akan menghapus, yang ada nanti spesial tarif, artinya kalau mobil lain ada biaya mobil mewah. Tapi tidak ada yang dihapus," kata Airlangga.
 
*Diolah dari berbagai sumber
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi