Gaikindo meminta kepada pemerintah dapat menyediakan rekanan kompeten untuk membantu memproduksi ventilator. Alibaba
Gaikindo meminta kepada pemerintah dapat menyediakan rekanan kompeten untuk membantu memproduksi ventilator. Alibaba

Industri Otomotif

Industri Otomotif Siap Produksi Ventilator Demi Melawan Korona

Otomotif industri otomotif Virus Korona virus corona covid-19
Ekawan Raharja • 07 April 2020 09:31

Jakarta: Kementerian Perindustrian mendorong industri otomotif di dalam negeri untuk dapat memproduksi alat bantu pernapasan atau ventilator yang dibutuhkan dalam penanganan pandemi virus korona di Tanah Air. Ternyata, industri otomotif di Indonesia menyanggupinya selayaknya sejumlah produsen otomotif lainnya di luar negeri yang sanggup memproduksi ventilator.
 
Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika, menyebutkan sudah ada industri otomotif yang siap memenuhi permintaan pemerintah tersebut. Jadi selain memproduksi mobil dan sepeda motor, sejumlah pabrik otomotif sanggup memproduksi ventilator.
 
“Kami memberikan apresiasi kepada pelaku industri yang menyambut baik terhadap upaya kemanusiaan ini. Semoga produksi ventilator nantinya bisa menjadi solusi untuk mempertahankan kinerja sektor otomotif di tengah kondisi sulit sekarang,” tutur Putu Juli Ardika melalui keterangan resminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut, Putu mengemukakan, produsen otomotif tersebut sedang menindaklanjuti kerja sama dengan industri komponen untuk melakukan reverse engineering dalam pengembangan prototipe ventilator. “Perusahaan itu juga telah mengidentifikasikan ada beberapa tim di lembaga pendidikan dan penelitian yang sedang bekerja mengembangkan ventilator,” terangnya.
 
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, menyatakan dalam upaya mendorong para anggotanya untuk memproduksi ventilator, pihaknya meminta kepada pemerintah dapat menyediakan rekanan kompeten. Pendamping tersebut akan membantu mulai dari menjabarkan cetak biru terkait teknis pembuatan ventilator, alih teknologi, sampai memodifikasi fasilitas perakitan mobil yang ada saat ini agar dapat digunakan memproduksi ventilator dan menentukan standar bahan baku kepada supplier.
 
“Kami membutuhkan pendamping khususnya industri yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam pembuatan ventilator. Kemudian, partner yang sudah berpengalaman itu menentukan standar bahan baku kepada pemasok, kami hanya membantu menjahitkan,” ujarnya.
 
Sementara itu, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) siap menunggu arahan pemerintah terkait teknis memproduksi ventilator yang dibutuhkan. Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, mengatakan pihaknya yang membawahi lima merek motor di Tanah Air membutuhkan gambaran detail melakukan produksi massal ventilator.
 
Negara seperti Amerika Serikat dan Inggris sudah mengerahkan kemampuan industri otomotifnya untuk membantu produksi ventilator yang ketersediaannya terbatas dalam upaya memenuhi kebutuhan bagi pasien Covid-19. Ventilator dibutuhkan oleh pasien untuk menghindari terjadinya gagal nafas yang diakibatkan virus korona.


 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif