Waspadai puncak arus mudik libur Maulid Nabi yang akan terjadi pada 28 Oktober 2020. Jasa Marga
Waspadai puncak arus mudik libur Maulid Nabi yang akan terjadi pada 28 Oktober 2020. Jasa Marga

Lalu Lintas

Waspada Kemacetan Saat Libur Panjang Maulid Nabi

Otomotif lalu lintas jasa marga arus mudik
Ekawan Raharja • 27 Oktober 2020 11:00
Jakarta: PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi adanya peningkatan volume lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jakarta pada periode libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1412 H. Operator jalan tol tersebut memperkirakan puncak volume lalu lintas untuk arus mudik adalah pada Rabu (28/10/2020) dan prediksi untuk puncak arus balik terjadi pada Minggu (1/10/2020).
 
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, mengimbau pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan agar menghindari perjalanan saat puncak volume lalu lintas untuk keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. “Khusus layanan di tempat istirahat, Jasa Marga mengoptimalkan layanan di berbagai fasilitas yang tersedia dengan penerapan physical distancing melalui pembatasan pengunjung dan kapasitas parkir maksimum 50 persen, sebagai pencegahan penyebaran Covid-19,” jelas Heru melalui keterangan resmi.
 
Sementara itu Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga, Pratomo Bimawan Putra, menambahkan volume lalu lintas keluar Jakarta selama empat hari periode libur Maulid Nabi (27 s.d 30 Oktober 2020) diprediksi naik sekitar 21,77 persen dibandingkan dengan lalu lintas periode new normal. Bima juga menjelaskan bahwa angka prediksi tersebut merupakan angka kumulatif lalin yang meninggalkan Jakarta di beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Distribusi mayoritas lalin meninggalkan Jakarta ke arah Timur menuju Jalan Tol Trans Jawa dan Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi sebesar 48,17 persen. Sementara 28,32 persen ke arah Barat menuju Banten/Merak, dan 23,51 persen ke arah Selatan yang merupakan lalu lintas lokal menuju Bogor/Puncak/Ciawi,” jelas Bima.
 
Perusahaan pelat merah itu juga menyiagakan petugas operasional dan pos pengamanan serta bekerjasama dengan Kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas buka/tutup tempat istirahat saat terjadi antrean kendaraan.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif