Isuzu Buka-Bukaan Soal Riset Panther
Isuzu masih belum menentukan mesin yang tepat untuk Panther terbaru. Isuzu
Jakarta: Sudah lama Isuzu tidak menghadirkan pembaharuan terhadap Panther. Padahal mobil ini cukup laris dan menjadi salah satu ikok Isuzu di Indonesia.

Isuzu Indonesia juga sudah mengakui kalau mereka sedang melakukan studi untuk Panther selanjutnya. Lantas apa yang membuat MPV diesel satu ini lama untuk mendapatkan pembaruan?

"Termasuk soal pembaruan seperti penambahan gitur baru. Kita tidak mau menggangu pasar ini. Konsumen Panther iitu setia, loyal dari tahun ke tahun," ucap CEO PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Joen Boediputra, di The Hook Jakarta.


Selain itu dia juga menjelaskan bahwa volume penjualan juga penting. Bagaimana pun juga Panther ditargetkan harus bisa diterima dengan baik oleh masyarakat.

"Kita lihat volume berapa, sesuai atau tidak. Balik lagi soal hitung-hitungan, kita kan dagang. Jadi sampai saat ini Panther masih kita studi," sambungnya.

Dia juga membahas kalau sektor mesin pun sedang diperhitungkan. Mengingat Indonesia saat ini akan memberlakukan standar emisi gas buang Euro 4 pada 2021.

Isuzu membuka catatan kalau per Oktober 2018, Panther terjual sebanyak 1.819 unit. Angka ini terbilang turun dari periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.111 unit.



(UDA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id