Masyarakat yang ingin masuk ke daerah DKI Jakarta (umumnya Jabodetabek) harus memiliki Surat Izin keluar Masuk (SIKM). Jasa Marga
Masyarakat yang ingin masuk ke daerah DKI Jakarta (umumnya Jabodetabek) harus memiliki Surat Izin keluar Masuk (SIKM). Jasa Marga

Peraturan Pemerintah

Ingat, SIKM DKI Jakarta Hanya untuk Golongan Tertentu

Otomotif tasikmalaya PSBB psbb di jabodetabek
Ekawan Raharja • 02 Juni 2020 13:14
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga saat ini masih memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sehingga untuk masyarakat yang ingin masuk ke daerah DKI Jakarta (umumnya Jabodetabek) harus memiliki Surat Izin keluar Masuk (SIKM).
 
Melalui akun resmi Instagram Pemprov DKI Jakarta, dkijakarta, salah satu yang termasuk dikecualikan dari larangan melakukan kegiatan berpergian dengan tujuan keluar dan/atau masuk Provinsi DKI Jakarta yaitu setiap orang yang karena tugas dan pekerjaannya memiliki SIKM. SIKM juga dapat diberikan untuk keperluan yang bersifat mendesak, seperti perjalanan orang yang anggota keluarga intinya sakit keras atau meninggal dunia.
 
"Ketentuan utama dalam perizinan SIKM merupakan dispensasi dari larangan keluar dan/atau masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta yang diberikan kepada orang, pelaku usaha, atau orang asing yang karena tugas dan pekerjaannya termasuk pada 11 sektor yang diizinkan beroperasi selama pelaksanaan #PSBBJakarta," tulis di kolom caption.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Unggahan ini juga mengingatkan kepada masyarakat akan beberapa kekeliruan terhadap peruntukan SIKM. Seperti contoh warga Bodetabek tidak perlu mengurus SIKM untuk melakukan perjalanan ke wilayah Jakarta. Kemudian untuk pengemudi mobil barang dengan tidak membawa penumpang, maka tidak perlu juga mengurus SIKM untuk melakukan perjalanan di wilayah DKI Jakarta.
 
Ingat, SIKM DKI Jakarta Hanya untuk Golongan Tertentu
 
Pelaksanaan pembatasan kepada para pengemudi kendaraan merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020. Bahwa setiap masyarakat yang akan memasuki atau keluar dari Jakarta harus mengantongi SIKM.
 
Adapun sebelas sektor yang tetap dizinkan beroperasi adalah kesehatan; bahan pangan, makanan, minuman, energi; komunikasi dan teknologi Informasi; keuangan; logistik; perhotelan; konstruksi; industri strategis; pelayanan dasar; utilitas publik; dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional.
 
Lantas bagaimana caranya untuk bisa mendapatkan SIKM? masyarakat bisa mengakses laman milik Pemprov DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id dan memenuhi berbagai persyaratan yang sudah ditentukan.
 
Berikut Syarat Membuat SIKM
Berdomisili Jakarta

1. Surat pengantar dari ketua RT serta diketahui Ketua RW tempat tinggal
2. Surat pernyataan sehat bermaterai
3. Surat keterangan
- perjalanan dinas keluar Jabodetabek (untuk perjalanan sekali)
- surat keterangan bekerja bagi pekerja yang tempat kerjanya berada di luar Jabodetabek (untuk perjalanan berulang)
- surat keterangan memiliki usaha di luar Jabodetabek yang diketahui oleh pejabat berwenang (untuk perjalanan berulang)
4. Pasfoto berwarna
5. KTP
 
Domisili Non-Jabodetabek
1. Surat keterangan dari kelurahan/desa asal
2. Surat pernyataan sehat bermaterai
3. Surat Keterangan Bekerja di DKI Jakarta dari tempat kerja (untuk perjalanan berulang)
4. Surat Tugas/Undangan dari instansi/perusahaan tempat bekerja di Jakarta
5. Surat jaminan bermaterai dari keluarga atau tempat kerja yang berada di Provinsi DKI Jakarta yang diketahui oleh Ketua RT setempat (untuk perjalanan sekali)
6. Surat keterangan domisili tempat tinggal dari kelurahan di Jakarta untuk pemohon dengan alasan darurat
7. Pasfoto berwarna
8. KTP
 
View this post on Instagram
A post shared by Pemprov DKI Jakarta (@dkijakarta) on Jun 1, 2020 at 2:38am PDT
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif