Ruas Tol Dalam Kota di depan Gedung DPR/MPR. Medcom.id/Ekawan Raharja
Ruas Tol Dalam Kota di depan Gedung DPR/MPR. Medcom.id/Ekawan Raharja

Lalu Lintas

Kepolisian Imbau Masyarakat Tetap di Rumah saat Lebaran

Otomotif Mudik Lebaran lalu lintas
Ekawan Raharja • 23 Mei 2020 09:51
Jakarta: Di momen Idulfitri 1441 H menjadi waktu bagi banyak kalangan berkunjung ke rumah saudara dan berkumpul bersama. Cuma untuk tahun ini pemerintah sudah melarang masyarakat untuk melakukan mudik ke kampung halaman demi memutus penyebaran virus korona di Tanah Air.
 
Lantas bagaimana kasusnya jika berkunjung ke rumah saudara yang masih di area Jabodetabek? Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar, menjelaskan peraturan yang ada sekarang ini tidak melarang adanya pergerakan di dalam kota selama masa pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
 
"Sesuai dengan Pergub 47/2020, yang memiliki KTP elektronik Jabodetabek, itu saja diperbolehkan (bepergian) di wilayah algomerasi. Di dalam Permenhub 25/2020 juga diperbolehkan kok pergerakan di wilayah algomerasi, jadi kalau di dalam wilayah algomerasi itu masih boleh," ungkap AKBP Fahri Siregar Jumat (22/5/2020) melalui webinar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian, AKBP Fahri Siregar meminta kepada masyarakat untuk tetap di rumah saja selama lebaran 2020. Termasuk silahturahmi keluar rumah, takbiran berkeliling daerah, atau berziarah ke kuburan tidak dilakukan untuk sekarang ini.
 
"Kami sudah siapkan skenario karena dari kepolisian memprediksi banyak kegiatan tradisi seperti ziarah, silaturahmi ke rumah saudara-saudara, takbir keliling, termasuk salat Ied. Jadi kegiatan ini kami tetap mengimbau kegiatan tersebut dilakukan di rumah saja. Selain itu kami melakukan penempatan personel, jadi tindakan kami yang dikedepankan adalah preventif dan persuasif lainnya," ucap Fahri.
 
Ada pun apabila ada keperluan mendesak yang diharuskan keluar rumah, masyarakat sebaiknya tetap memperhatikan peraturan berkendara selama PSBB. Pemilik sepeda motor dan mobil masih bisa menggunakannya untuk bepergian namun dengan pola penumpang yang sudah diatur oleh pemerintah. Selain itu selalu gunakan masker selama bepergian di luar rumah.
 
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan Idulfitri atau 1 Syawal 1441 Hijriah jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020. Menteri Agama Fachrul Razi menyebut dari pantauan pada Jumat, 22 Mei 2020, posisi hilal ada di bawah ufuk antara minus 5 derajat 17 menit sampai dengan minus 3 derajat 58 menit. Posisi diketahui berdasarkan metode hisab (penghitungan) dan metode rukyat (lihat langsung) di 80 titik di 34 provinsi.
 
"Oleh karenanya, sidang isbat secara akurat menyatakan bahwa 1 Syawal 1441 Hijriah jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020," kata Fachrul dalam konfrensi pers di Gedung Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta pusat, Jumat, 22 Mei 2020.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif