NEWSTICKER
Renault salah satu pabrikan otomotif yang menutup pabriknya karena virus korona. Renault
Renault salah satu pabrikan otomotif yang menutup pabriknya karena virus korona. Renault

Industri Otomotif

Industri Otomotif Eropa Lumpuh, 14 Juta Orang Menganggur

Otomotif industri otomotif Virus Korona
Ekawan Raharja • 18 Maret 2020 13:22
Eropa: Hampir seluruh negara-negara di dunia sedang merasakan wabah virus korono yang menyerang ke pernafasan dan melumpuhkan berbagai sektor, termasuk sektor industri otomotif. Hal ini juga berdampak kepada orang-orang yang menggantungkan hidupnya terhadap industri otomotif, dan kini jutaan orang menganggur karena industri otomotif lumpuh.
 
Menurut data yang dirilis oleh Asosiasi Produsen Otomotif Eropa, ada sekitar 14 juta orang menganggur karena akibat lumpuhnya produksi otomotif di Benua Biru. Mereka adalah orang-orang yang bekerja di sektor otomotif, baik pekerja industri langsung atau pekerja di industri penunjang sektor otomotif di Eropa.
 
Hal ini tidak terlepas dari ada sejumlah produsen otomotif yang menutup pabrik mereka, seperti yang dilakukan oleh Fiat Chrysler, PSA Group, dan Renault. Tiga perusahaan itu bila digabungkan menjual sekitar 12 juta unit mobil tahun 2019 yang berasal dari 35 fasilitas manufaktur di seluruh Eropa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fiat Chrysler (FCAU) dalam pernyataan resminya memastikan aktivitas pabriknya dihentikan hingga 27 Maret 2020. Enam fasilitas pabriknya yang ada di Italia, Serbia, dan Polandia akan menjalani kebijakan itu.
 
PSA Group (PUGOY), produsen Peugeot dan Citroen, juga mengumumkan penutupan sementara pabriknya. Setidaknya ada 15 pabrik di tujuh negara di Eropa termasuk Perancis, Spanyol, Jerman dan Inggris ditutup hingga akhir Maret.
 
Tak lama kemudian Renault pun mengumumkan penutupan pabriknya. Ada sekitar 12 pabrik di Perancis yang ditutup sementara tanpa diketahui kapan rencana pabrik-pabrik tersebut akan dioperasikan kembali.
 
Produsen mobil merek-merek mewah juga telah terdampak. Maserati dan Lamborghini sebelumnya telah mengumumkan penutupan sementara pabriknya. Selain itu, Ferrari yang sebelumnya optimis bisa terus produksi, akhirnya menutup dua fasilitas produksinya di Italia karena kehabisan suku cadang.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif