Industri Otomotif

Toyota Amerika Siap Hentikan Impor dari Jepang

M. Bagus Rachmanto 23 Juli 2018 07:27 WIB
industri otomotif
Toyota Amerika Siap Hentikan Impor dari Jepang
Kenaikan tarif impor AS pengaruhi industri otomotif dunia. Carscoops
Amerika Serikat: Lagi-lagi, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat heboh dengan menaikkan tarif impor kepada mitra dagang yang dinilai memberikan ancaman besar bagi industri otomotif di AS. Brand Eropa yang punya pabrik di AS pun disebut mengeluhkan kondisi ini.

Chief Executive of Toyota’s North American Operations, Jim Lentz mengatakan, bahwa pabrikan asal Jepang itu sedang mengkaji tentang kebijkan tarif impor baru yang menurutnya akan berdampak terhadap harga jual mobilnya di AS. 

“Jika itu terjadi, maka akan ada kenaikan sekitar 10 hingga 25 persen untuk semua model. Kami harus mengevaluasi apa yang akan kami lakukan. Ini berdampak kenaikan harga jual, tidak adapilihan lain selain menaikkan harga. Dan kemungkinan kita akan menghentikan impor," kata Lentz, seperti dikutip Carscoops.

Padahal saat ini Toyota sedang membangun pabrik ke-11 di AS, dan banyak mengimpor kendaraan ke AS. Lebih dari separuh atau sekitar 2,4 juta unit mobil yang dijual di AS tahun lalu diimpor dari luar negeri.


Salah satunya adalah Toyota RAV4, yang diimpor ke AS dari Tiongkok dan Kanada. Kanada juga memasok 95 persen model Lexus RX yang dijual di AS. Model Camry juga diklaim laris dijual di AS. dari 387.000 unit Camry yang di jual di AS, 90 persen di antaranya dibangun di Kentucky.

Keenaikan tarif impor adalah masalah yang sangat penting bagi Toyota, dan Lentz mengakui bahwa tak hanya Toyota, tapi produsen mobil lainnya mungkin harus membuat model tambahan di AS. 



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id