Kelebihan tekanan angin pada ban sebabkan keausan di bagian tengah. Google
Kelebihan tekanan angin pada ban sebabkan keausan di bagian tengah. Google

Hindari Mengisi Tekanan Angin Berlebih jika Tak Ingin Ban Aus di Tengah

Otomotif perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 18 September 2019 07:27
Jakarta: Mengisi tekanan angin pada ban yang benar dan sesuai yang dianjurkan merupakan hal penting, yang acap kali dianggap sepele. Faktanya adalah, tekanan angin pada ban pegang peranan penting dalam menjaga durabilitas si karet bundar ini.
 
Kepala Bengkel Autopit di daerah Kalimalang, Jakarta Timur, Mus Mulyadi mejelaskan, efek tekanan angin yang berlebih (over inflation) akan membuat keausan ban di bagian tengah.
 
Efek buruk lainnya jika ban kelebihan tekanan angin yakni, saat dikendarai mobil juga terasa terombang-ambing, dan sangat berbahaya karena mobil cenderung sulit dikendalikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, pengisian angin yang berlebih dapat membuat tekanan pada sisi pelek, sehingga akan beresiko mudah rusak dan gampang meledak jika menabrak lubang atau benda lainnya di jalan.
 
Mus menyarankan, untuk tidak membawa beban/muatan secara berlebihan. Tujuannya agar kondisi ban lebih awet, karena beban berlebih akan meningkatkan tekanan pada ban.
 
Dijelaskan, 80 persen kerusakan pada ban disebabkan oleh tekanan angin yang tidak tepat. Bisa jadi angin terlalu keras atau kurang angin. Untuk itu selalu pastikan tekanan ban mobil sesuai petunjuk dari pabrikan, yang menempel di bagian pintu pengemudi.
 
Jika kondisi ini terlanjur terjadi, maka sebaiknya melakukan penggantian ban. Lantaran tapak ban tak lagi maksimal dalam mencengkeram permukaan jalan. Apalagi kalau kondisi jalan basah, lalu melakukan pengreman hingga melakukan akselerasi.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif