Ilustrasi SPLU. MI/Furqon Ulya Himawan
Ilustrasi SPLU. MI/Furqon Ulya Himawan

PLN Siap Dukung Insfrastruktur Mobil Listrik

Otomotif mobil listrik
M. Bagus Rachmanto • 13 Agustus 2019 12:27
Jakarta: Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan mobil listrik di Tanah Air. PT PLN (Persero) menyatakan telah menyediakan 3.000 Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU), yang tersebar di seluruh Indonesia.
 
SPLU tersebut nantinya bakal menjadi tempat untuk mengisi daya bagi kendaraan-kendaraan bertenaga listrik, yang saat ini digadang-gadang akan diproduksi di dalam negeri.
 
"Sudah lebih dari 1.000 SPLU tahun lalu, mungkin sekarang seluruh Indonesia bisa 3.000-an," kata Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Syofvi mengatakan perseroan memang tidak ikut memproduksi mobil listrik. Namun pihaknya berkomitmen untuk menyediakan pasokan listrik untuk mobil tersebut.
 
"Kita siapkan supply-nya untuk charging, kalau dia fast charging kebutuhan besar kami juga siap untuk itu sekarang," jelas Syfvi.
 
Sementara itu, PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) disebut akan membangun 10 SPLU guna memenuhi kebutuhan infrastruktur kendaraan listrik di Jakarta.
 
General Manager PLN Disjaya Ikhsan Asaad mengatakan saat ini pemerintah dan beberapa perusahaan sudah mulai mengembangkan kendaraan listrik. Kabar terkini, perusahaan transportasi umum Bluebird yang meluncurkan taksi listrik. Oleh karena itu, PLN sebagai perusahaan pelat merah penyedia listrik nasional berencana untuk membangun 10 SPLU di tahun ini.
 
"Target minimal 10, arahan Menteri ESDM dan Menteri Perhubungan," kata Ikhsan saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
 
Seperti diketahui pemerintah terus mencanangkan pengembangan kendaraan atau mobil listrik di Indonesia. Saat ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) masih mempelajari mobil listrik sebelum mempersiapkan pembuatannya. Rencana kajian ini akan selesai dikeluarkan Agustus.
 
"Disarankan di bandara stasiun kereta, dan di hotel-hotel, kalau Bluebird ini kan ada memang yang taksinya high class, Tesla, itu mungkin kita cari kita komunikasi dengan Bluebird di hotel mana," jelas dia.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif