Lalu Lintas

Infrastruktur Lebih Baik, Pemudik Lebih Cepat Sampai ke Tujuan

Ainto Harry Budiawan 13 Juni 2018 13:35 WIB
lalu lintas
Infrastruktur Lebih Baik, Pemudik Lebih Cepat Sampai ke Tujuan
Tol fungsional turut membantu kelancaran arus mudik 2018. Dok. Medcom
Jakarta: Musim mudik pastilah identik dengan kemacetan panjang, karena banyak masyarakat pergi menuju arah yang sama secara bersamaan. Jalanan pun padat, kota-kota besar sepi ditinggal penghuninya.

Tapi cerita mudik tahun 2018 ini agak berbeda. Perjalanan mudik bisa ditempuh lebih cepat. Perjalanan dari Jakarta menuju kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur misalnya, tak lagi sampai berhari-hari lamanya.

Sebabnya pertama adalah infrastuktur jalan tol yang sudah tersambung hingga Surabaya, meski beberapa ruas tol masih fungsional. "Kita melihat infrastruktur yang dibuat pemerintah menuai hasil," kata Ketua DPP Partai NasDem, Zulfan Lindan pada Prima Talk Metro TV, Selasa 12 Juni 2018 kemarin.

Kemudian sebab lainnya adalah cuti bersama yang diberikan pemerintah cukup panjang, jauh sebelum Lebaran. Hal ini membuat masyarakat punya banyak pilihan waktu untuk melakukan perjalanan, sehingga kepadatan lalu lintas lebih merata.


Lalu kesigapan pihak kepolisian dan pengelola jalan tol, dalam mengantisipasi lonjakan pemudik. Buka tutup jalur diterapkan menyesuaikan kondisi lalu lintas, kalau pun ada kepadatan itu pun tak berlangsung lama.

Terakhir adalah banyaknya perusahaan dan instansi pemerintah yang mengadakan mudik bareng. Langkah ini ikut mengurangi jumlah kendaraan yang melintas di jalur mudik, khususnya sepeda motor yang tahun ini disebut berkurang.

Meski pada H-3 jumlah pemudik dari Jakarta yang masuk ke jalur tol tiba-tiba membeludak, namun itu hanya terjadi di ruas tol Jakarta, terutama di gerbang-gerbang tol dengan hanya berfungsi beberapa pintu saja. Sebagai akibat dari pengerjaan jalur LRT dan penyempitan lajur.



(UDA)