Sistem turbo baru ini bekerja dengan bantuan kelistrikan, agar dapat langsung bekerja saat mesin masih di putaran (rpm) rendah. Mercedes-AMG
Sistem turbo baru ini bekerja dengan bantuan kelistrikan, agar dapat langsung bekerja saat mesin masih di putaran (rpm) rendah. Mercedes-AMG

Teknologi Otomotif

Mercedes-AMG Cangkok Turbocharged Mobil F1

Otomotif teknologi otomotif mercedes-benz
Ekawan Raharja • 26 Juni 2020 08:36
Affalterbach: Penggunaan komponen turbocharger kini sudah lazim digunakan untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan performa. Kini Mercedes-AMG coba membawa komponen berbentuk rumah keong tersebut ke tingkat yang lebih tinggi, bertenaga, dan tentunya efisien dalam pembakaran minyak.
 
Kali ini, pabrikan asal Jerman ini memperkenalkan turbocharger baru dengan dukungan sistem elektris. Komponen ini dikembangkan oleh Mercedes-AMG High Performance Powertrain (HPP) yang bertanggung jawab kepada pengembangan dan produksi mesin Mercedes yang digunakan di Formula 1 (F1), beserta produsen turbocharged ternama Garrett Motion. Keduanya sudah lebih dulu berkolaborasi dengan ciptakan turbo dengan asistensi elektris, untuk model AMG 53, bermesin 3.000 cc.
 
Bisa dibilang teknologi ini keturunan langsung dari mobil Mercedes di F1. Turbo yang digunakan menjadi salah satu komponen kunci dominasi tim pabrikan asal Jerman tersebut di ajang balap Jet Darat.
 
Mercedes-AMG Cangkok Turbocharged Mobil F1
 
Sistem turbo baru ini bekerja dengan bantuan kelistrikan, agar dapat langsung bekerja saat mesin masih di putaran (rpm) rendah. Efeknya mesin bisa langsung mendapatkan torsi optimal sejak pedal gas diinjak. Gejala turbo lag juga semakin dieliminasi oleh teknologi baru ini.
 
Sistem baru ini bekerja menggunakan motor listrik kompak, yang terintegrasi poros turbocharger. Posisinya terletak di antara roda kompresor di inlet udara bersih dan roda turbin pada sisi outlet, untuk mendongkrak induksi. Motor listrik ini bekerja pada sistem elektris 48V, yang digunakan menggerakkan kompresor di awal  masuknya gas buang ke turbo. Dengan begitu, turbo sudah aktif sejak putaran awal.
 
Diklaim pabrikan, unit turbo ini bisa beroperasi hingga pada putaran 170.000 rpm, demi menyediakan aliran udara dalam rasio lebih tinggi. Unit turbo, motor listrik dan sistem elektronik semuanya terhubung ke sirkuit pendingin mesin.
 
Sudah pasti kemampuan yang ditawarkan ini akan meningkatkan kemampuan mesin-mesin Mercedes-AMG. Nanti konsumen bisa menemukan teknologi ini di unit mesin AMG 2.000 cc empat silinder dan V8 4.000 cc.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif