Mitsubishi Outlander PHEV. Mitsubishi
Mitsubishi Outlander PHEV. Mitsubishi

Mobil Listrik

Setelah Indonesia, Mitsubishi Pilih Filipina Sebagai Pasar Mobil Listrik

Otomotif mitsubishi mobil listrik
Ekawan Raharja • 08 September 2020 09:00

Tokyo: Mitsubishi tidak ingin kehilangan momen untuk memperluas pemasaran mobil listriknya di kawasan Asia Tenggara. Setelah sukses menghadirkan mobil berteknologi plug-in hybrid (PHEV) di Indonesia, kini mereka membidik pasar lainnya yakni Filipina.
 
Pabrikan berlogo tiga berlian ini kini mengukuhkan pasar kendaraan listriknya dengan memasarkan Outlander PHEV di Filipina. Uniknya Filipinaadalah negara kedua setelah Indonesia, dan jenama asal Jepang ini tidak memilih Thailand yang terkenal sebagai salah satu basis otomotif Asia Tenggara.
 
Co-Chief Operating Officer Mitsubishi Motors Corporation, Yoichiro Yatabe, menjelaskan negara asal Manny Pacquiao bisa mulai merasakan teknologi PHEV per 5 September. Peluncuran di Filipina juga selaras dengan rencana pengembanan pasar di Asia Tenggara untuk jangka menengah tiga tahun ke depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selain mendorong pertumbuhan ekonomi ASEAN, kami berkomitmen untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan melalui pengenalan Outlander PHEV di kawasan. Kami tidak hanya akan mendukung perkembangan industri otomotif dan ekonomi negara, tetapi juga akan mendukung masyarakat untuk melindungi lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan," tulisnya melalui pesan singkat.
 
Kemungkinan besar mobil ini akan memiliki spesifikasi yang tidak jauh berbeda dengan yang ada di Indonesia. Persamaan kemungkinan besar ada di sektor mesin 2.400 cc berpadu dengan motor listrik dan baterai kapasitas besar. Dikatakan bahwa mobil ini sanggup mengeluarkan tenaga baterai secara total sebesar 10 kW.
 
Lantaran sistem pengendaliannya bisa disesuaikan menggunakan sistem listrik murni atau kombinasi (hybrid), maka ini akan jadi nilai positif terbesarnya. Terdapat tiga mode pengendaraan yang bisa dijajal di mobil ini, di antaranya adalah EV Drive Mode, Series Hybrid Mode dan Parallel Hybrid Mode.
 
Semakin besarnya pasar mobil listrik di Kawasan Asia Tenggara, hal ini juga menjadi peluang juga untuk pemanfaatan pabrik di Indonesia. Hingga saat ini, Outlander PHEV masih didatangkan dari Jepang. Apabila skala ekonomi di Asia Tenggara terpenuhi, bukan tidak mungkin akan dirakit atau diproduksi di Indonesia, dan meningkatkan perekonomian negara.


 
(ACF)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif