Rencana penghapusan gearbox manual tidak terlepas dari turunnya penjualan mobil dengan transmisi manual,
Rencana penghapusan gearbox manual tidak terlepas dari turunnya penjualan mobil dengan transmisi manual,

Industri Otomotif

Mercedes-Benz Berencana Menghapus Mobil Bertransmisi Manual

Otomotif mercedes-benz industri otomotif
Ekawan Raharja • 13 Oktober 2020 12:00
Stuttgart: Mercedes-Benz kini sedang melakukan banyak efisiensi bisnisnya untuk mencapai rencana jangka panjang yang sudah dipersiapkan dalam lima tahun ke belakang. Salah satu rencana efisiensi yang kini sedang dipertimbangkan adalah menghapus mobil-mobil dengan transmisi manual.
 
Penghapusan mobil bertransmisi untuk menurunkan biaya produksi dan meningkatkan keuntungan. Hal ini dilakukan agar bisa terus bertahan, mendapatkan keuntungan, dan semakin memfokuskan bermain di segmen mobil mewah bersama BMW, Audi, dan sejumlah merek lainnya.
 
"Kami perlu mengurangi kerumitan. Kompleksitas menambah biaya. Kami akan mengurangi produk masa depan, mengurangi platform secara substansial, mesin pembakaran akan berkurang secara drastis dan kami akan menghilangkan transmisi manual," ujar Kepala Penelitian dan Pengembangan Mercedes-Benz, Markus Schäfer, dikutip dari Autocar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rencana penghapusan gearbox manual tidak terlepas dari turunnya penjualan mobil dengan transmisi manual, sehingga produksi transmisi model satu ini dinilai sudah mulai tidak menguntungkan. Namun untuk rencana penghapusan gearbox manual belum ditetapkan dan masih menjadi sekadar pembahasan.
 
Efisiensi juga rencananya dilakukan di sejumlah lini lainnya. Mulai dari fokus untuk pengembangan tenaga penggerak listrik, pengembangan sistem perangkat lunak, hingga pengurangan biaya besar-besaran untuk mencapai keuntungan.
 
Adapun target jenama asal Jerman ini adalah mengurangi biaya hingga 20 persen pada tahun 2025. Selain itu, selama lima tahun ke depan juga akan pengurangan biaya research and development (R&D) serta belanja modal lebih dari 20 persen.

 
(ERA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif