Toyota selama di GIIAS 2018. Toyota
Toyota selama di GIIAS 2018. Toyota

Industri Otomotif

Naikkan Harga Jual Mobil, Skema Toyota Bila Rupiah Terus Melemah

Otomotif toyota industri otomotif rupiah melemah
Ekawan Raharja • 08 April 2020 17:39

Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar kini berada di kisaran Rp16,200 ribu per dolar. Ketidakberdayaan rupiah dihadapan dolar membuat sejumlah merek otomotif harus bersikap hati-hati, khususnya dalam menyesuaikan harga jual mobil.
 
Interactive Communication Department Head PT Toyota Astra Motor, Dimas Aska menjelaskan belum bisa memastikan sejauh mana bisa mempertahankan harga mobil yang ada sekarang ini. Namun dia memastikan untuk sekarang ini, Jenama asal Jepang ini masih memilih untuk menahan harga mobil dan tidak melakukan penyesuaian.
 
"Kalau dinaikin dalam kondisi sekarang kan masih survival era karena orang fokusnya masih ke kebutuhan-kebutuhan mendasar. Rasanya belum waktunya untuk naikin harga untuk sekarang," kata Dimas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu untuk menentukan harga sebuah mobil tidak serta merta dihitung dari nilai tukar rupiah terhadap dolar. Banyak faktor yang mempengaruhi dan harus diperhatikan agar menghasilkan harga yang tepat.
 
Sebagai contoh dia mengambil low cost green car (LCGC) seperti Agya. Dalam penentuan harga LCGC, ada batasan harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah sehingga harga ini tidak boleh dilanggar produsen otomotif.
 
Kembali kepada soal nilai tukar rupiah yang bertekuk lutut terhadap dolar, perusahaan yang berafiliasi dengan Astra ini tetap akan meninjau situasi untuk beberapa bulan ke depan. Apabila memang rupiah terus melemah, mungkin saja nantinya ada kenaikan harga.
 
“Pada dasarnya studi penyesuaian harga dilakukan tiap bulan, jadi tanpa ada kenaikan harga studinya dilakukan. Cuma dengan kondisi sekarang kita belum bisa tentukan kenaikan (dolar) ini akan berlangsung terus-terusan atau nanti akan berhenti di satu poin tertentu, dan apakah masih dalam kondisi sama seperti sekarang atau tidak," tegasnya.
 
Hal senada juga diucapkan oleh Daihatsu yang memilih belum melakukan penyesuaian harga mobil terkait nilai tukar rupiah terhadap dolar. Saudara dari Toyota ini mengakui akan melihat beberapa bulan kedepan sebelum melakukan penyesuaian harga, perlu dilakukan atau tidak.


 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif