Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika, menjelaskan sudah ada AMMDes yang berhasil merancang sebagai Water Tank dengan fasilitas penyemprot cairan disinfektan. Kemenperin
Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika, menjelaskan sudah ada AMMDes yang berhasil merancang sebagai Water Tank dengan fasilitas penyemprot cairan disinfektan. Kemenperin

Industri Otomotif

AMMDes Disulap jadi Penyemprot Disinfektan

Otomotif industri otomotif Virus Korona AMMDes virus corona covid-19
Ekawan Raharja • 20 April 2020 18:48
Jakarta: Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) terus dikembangkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk di tengah pandemik virus korona (Covid-19). Salah satu yang bisa dilakukan oleh kendaraan serba guna ini adalah sebagai kendaraan untuk menyemprotkan desinfektan.
 
Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika, menjelaskan sudah ada AMMDes yang berhasil merancang sebagai Water Tank dengan fasilitas penyemprot cairan disinfektan untuk penanganan penyebaran Covid-19. Water tank yang diangkut pun cukup besar dengan tangki berkapasitas 600 liter.
 
“Kami sangat mengharapkan AMMDes-KMW dapat menyediakan beragam kemudahan bagi masyarakat pedesaan, termasuk ikut berperan dalam percepatan penanganan Covid-19 di tanah air. Kami optimis, AMMDes Water Tank ini mampu menjangkau daerah-daerah yang sulit dijangkau dengan kendaraan besar untuk melakukan penyemprotan disinfektan,” kata Putu Juli Ardika melalui keterangan resminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan keunggulan AMMDes yang menggunakan differential lock dan penggunaan ban yang bisa disesuaikan dengan kontur medan yang akan dilalui, diyakini AMMDes tidak akan selip ketika berada di jalan ekstrim dengan infrastruktur yang minim. Penyemprotan dilakukan untuk tempat tertentu yang berisiko tinggi yang dilewati atau masih dimanfaatkan masyarakat, tidak membuang-buang disinfektan, tidak membahayakan orang maupun operator serta berpedoman pada protokol penanggulangan penyebaran Covid-19 dengan selalu berkonsultasi dengan pihak berwenang.
 
"Meski demikian, dalam pengoperasian unit AMMDes untuk disinfektan kami mengimbau dan terus mengingatkan agar dilakukan secara efektif, efisien dan memberi manfaat maksimal," tegas Putu.
 
Lebih lanjut, Kemenperin semakin gencar mengajak semua pemangku kepentingan terkait agar dapat turut berpartisipasi dalam mendukung perluasan pemanfaatan dan pengembangan implementasi AMMDes. Apalagi, AMMDes telah memiliki tingkat komponen lokal yang cukup tinggi hingga 70 persen.
 
“Hal tersebut tentunya dapat mengakselerasi pengembangan karya anak bangsa sebagai upaya untuk mewujudkan kemandirian industri manufaktur nasional,” ujar Putu. Selain itu, pengembangan AMMDes ini diharapkan turut memacu gairah industri manufaktur di tengah dampak pandemi Covid-19.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif