Jaguar Land Rover akan mengurangi 5.000 pegawai di awal 2019. JLR
Jaguar Land Rover akan mengurangi 5.000 pegawai di awal 2019. JLR

Jaguar Land Rover Bakal Rumahkan 5.000 Karyawan di Awal 2019

Otomotif industri otomotif
Ekawan Raharja • 18 Desember 2018 10:40
Inggris: Jaguar Land Rover tampaknya masih terus melakukan efisiensi perusahaan hingga 2019. Jika sebelumnya mereka merumahkan 1.000 pekerja kontraknya, kini mereka mengumumkan akan merumahkan lebih banyak lagi pekerja.
 
Dikutip cari Autocar, rencananya mereka akan memotong hingga 5.000 pekerja di awal 2019. Pemotongan ribuan karyawan ini dinilai setara dengan GBP2,5 miliar, dan diakui ini adalah bukan nilai yang sedikit.
 
Strategi ini dipilih sebagai bentuk pemotongan biaya perusahaan yang kini tidak sesuai dengan permintaan pasar. Tercatat di kuartal ketiga 2018, pendapatan Jaguar Land Rover turun GBP90 juta akibat penurunan permintaan mesin diesel dan sedan. Kemudian penurunan yang tajam di pasar Tiongkok menjadi alasan utama kenapa penurunan bisa terjadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



 
Tercatat JLR memiliki 40 ribu pegawai di daratan Inggris Raya, dan sudah memotong seribu pegawai kontrak di pabrik yang terletak di Solihull. Pabrik di Solihull ini yang memproduksi Ranger Rover dan Land Rover Discovery.
 
Raksasa otomotif India, Tata Motors, sebagai pemilik Jaguar Land Rover juga sudah menunjuk perusahaan konsultan Boston Consulting group untuk melihat kondisi pabrikan terbesar di Inggris tersebut. Bahkan perusahaan konsultan ini juga sudah diminta untuk mempersiapkan rencana restrukturisasi Jaguar Land Rover.
 
Segala langkah efisiensi yang dilakukan Jaguar Land Rover diharapkan bisa menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan. Selain itu diharapkan dalam dua tahun ke depan, produsen mobil ini bisa memperbaiki arus kas dan laba, seperti dikutip dari The Guardian.
 
Autocar juga menambahkan kalau efisiensi ini juga bagian dari rencana di masa depan. Ada kemungkinan Jaguar berubah menjadi produsen mobil yang 100 persen memproduksi mobil listrik.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi